Breaking News:

Berita Slawi

Beragam Jajan Tradisional dan Live Musik di Tengah Rindangnya Pohon Bambu di Pasar Slumpring Tegal

Berkunjung ke Kabupaten Tegal sekarang ini tidak hanya bisa menikmati wisata alam saja, tapi terdapat destinasi yang tidak kalah menyenangkan

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muh radlis
TRIBUN PANTURA/DESTA LEILA KARTIKA
Suasana di Pasar Slumpring yang beralamat di Desa Cempaka, RT 01/RW 03, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, salah satu destinasi wisata kuliner unik karena menyediakan berbagai jajanan tradisional dan sistem pembayaran yang unik karena menggunakan koin bambu, Minggu (12/12/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Berkunjung ke Kabupaten Tegal sekarang ini tidak hanya bisa menikmati wisata alam saja, tapi terdapat destinasi yang tidak kalah menyenangkan yaitu Pasar Slumpring Desa Cempaka yang menawarkan beragam jajanan tradisional, suasana rindang khas pegunungan, dan live music.


Sempat berhenti beroperasi karena adanya pandemi Covid-19, namun sekarang ini wisata kuliner yang sudah ada sejak tahun 2017 ini mulai buka kembali dan mendapat respon positif dari masyarakat.


Hal ini bisa dilihat dari pengunjung yang memenuhi area penjual jajanan maupun bagian tengah area istirahat bagi pengunjung, pada Minggu (12/12/2021).


Meskipun dipenuhi oleh pengunjung, protokol kesehatan tetap diterapkan, di area wisata pun tersedia area cuci tangan, dan terdapat banner imbauan untuk tetap mengenakan masker.


Ditemui di lokasi, Manajer Pasar Slumpring Desa Cempaka Hidayatulloh mengatakan, keunggulan dari Pasar Slumpring tidak hanya di makanan tradisional nya saja, tapi juga cara pembuatan yang unik menggunakan koin bambu, dan tentunya suasana teduh karena berada di tengah-tengah rimbunnya pohon bambu. 


Selain itu, menambah kesan tradisional dan etnik, baik pengelola maupun pedagang semuanya mengenakan pakaian tradisional. 


Terlebih, sesekali juga ada suguhan live musik, sehingga para pengunjung bisa menikmati jajanan di tempat yang sudah tersedia sambil menonton live musik. 


"Jumlah pengunjung semenjak pandemi Covid-19 sangat berkurang, dari yang biasanya pengunjung kisaran 1.000-2.000 orang saat ini paling 500 orang dan maksimal paling banyak 800 pengunjung," ujar Hidayat, pada Tribunjateng.com, Minggu (12/12/2021).


Pasar Slumpring yang beralamat di Desa Cempaka, RT 01/RW 03, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, buka hanya di hari Minggu saja, mulai pukul 07.00 - 12.00 WIB.

Sehingga bagi yang ingin berwisata memang dianjurkan untuk berangkat sejak pagi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved