Breaking News:

Berita Slawi

Berikut Poin Penting Instruksi Bupati Umi Azizah Ihwal Perayaan Nataru di Kabupten Tegal

Berikut Poin Penting Instruksi Bupati Umi Azizah Ihwal Perayaan Natal dan Tahun Baru di Kabupten Tegal

Istimewa
Bupati Tegal Umi Azizah, selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal, saat menggelar siaran pers terkait Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Tegal, di Trasa Co-Working Space Slawi, Rabu (9/9/2020). 

TRIBUN-PANTURA.COM, SLAWI - Bupati Tegal Umi Azizah, resmi mengeluarkan instruksi Bupati (Inbup) nomor B.1655 tahun 2021 tentang pencegahan dan penanggulangan Covid-19 saat natal tahun 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru) di wilayah Kabupaten Tegal.

Adapun Inbup tersebut merupakan tindaklanjut dari instruksi menteri dalam negeri (Inmendagri) nomor 66 tahun 2021 dengan tema yang sama.

Beberapa poin penting sudah dijelaskan secara rinci dalam Inbup Tegal, dan mulai berlaku pada tanggal 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022.

"Prinsip kami tetap mengikuti kebijakan pemerintah pusat, sehingga kami perjelas lagi melalui edaran instruksi Bupati Tegal dalam rangka momen natal dan tahun baru," ujar Bupati Tegal Umi Azizah, pada Tribun-Pantura.com, Selasa (21/12/2021).

Sebelumnya, Umi menegaskan bahwa sektor pariwisata di wilayah Kabupaten Tegal saat momen Nataru masih tetap buka atau beroperasi, namun terbatas sama seperti yang sudah berlangsung saat ini.

Tak lupa Umi selalu mengingatkan warganya untuk tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan 5M, mulai dari memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan.

Sedangkan dari beberapa poin yang tertera dalam Inbup, ada tiga yang menjadi perhatian utama yaitu peraturan khusus kegiatan masyarakat, pengaturan tempat wisata, dan aturan pelaksanaan perayaan tahun baru 2022.

"Pandemi Covid-19 belum seutuhnya hilang, sehingga kita tetap harus waspada dan menaati prokes, ditambah melaksanakan vaksinasi baik dosis satu maupun dua yang belakangan ini memang sedang kami gencarkan," ungkapnya.

Berikut poin penting yang tertera di Instruksi Bupati (Insbub) Tegal nomor B.1655 tahun 2021:

1. Khusus kegiatan masyarakat

  • Beberapa fasilitas publik seperti Alun-alun Hanggawana Slawi, Alun-alun Rumah dinas (Rumdin) Bupati, Taman Rakyat Slawi Ayu (Trasa), taman Bungah, taman Gor Trisanja akan ditutup sementara mulai tanggal 31 Desember 2021 sampai 2 januari 2022.
  • Kegiatan seni budaya dan olahraga yang dapat berpotensi menimbulkan penularan Covid-19 dilakukan tanpa penonton
  • Kegiatan masyarakat yang bukan perayaan natal dan tahun baru atau menimbulkan kerumunan, dilakukan dengan protokol kesehatan ketat, dihadiri tidak lebih dari 50 orang
  • Melakukan rekayasa dan antisipasi aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di pusat keramaian agar tetap menjaga jarak antar pedagang dan pembeli

2. Khusus untuk pengaturan tempat wisata

  • Peningkatan kewaspadaan pada objek wisata khususnya di DTW Guci, Waduk Cacaban, Purwahamba Indah (Pur'in), dan wisata Desa
  • Penerapan protokol kesehatan 5M yang ketat
  • Memastikan tidak ada kerumunan yang menyebabkan tidak bisa menjaga jarak
  • Memperbanyak sosialisasi, memperkuat penggunaan aplikasi PeduliLindungi pada saat masuk maupun keluar tempat wisata
  • Membatasi jumlah wisatawan sampai 75 persen dari kapasitas total atau keseluruhan¬†
  • Pesta perayaan dengan kerumunan di tempat terbuka maupun tertutup dilarang
  • Kegiatan seni budaya dan tradisi dibatasi

3. Pelaksanaan perayaan tahun baru 2022 dan kegiatan di pusat perbelanjaan atau mall

  • Perayaan tahun baru 2022 sebisa mungkin dilakukan bersama dengan keluarga, menghindari kerumunan dan perjalanan, serta melaukan kegiatan di lingkungan masing-masing yang tidak berpotensi menimbulkan kerumunan
  • Pawai, arak-arakan, dan acara old and new year yang memicu kerumunan dilarang
  • Pengunjung harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi baik hendak masuk ataupun keluar
  • Acara event perayaan natal dan tahun baru di mall dan pusat perbelanjaan ditiadakan kecuali pameran UMKM
  • Jam operasional mall dan pusat perbelanjaan mulai pukul 09.00 - 22.00 WIB, dengan jumlah pengunjung dibatasi tidak lebih dari 75 persen dari kapasitas normal
  • Kegiatan makan dan minum di mall atau pusat perbelanjaan diberlakukan pembatasan kapasitas maksimal 75 persen dengan prokes ketat. (dta)
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved