Breaking News:

Kecelakaan Nagreg

Teriak 'Bawa ke Rumah Sakit' tapi Dibuang ke Sungai Serayu, Oknum TNI Bikin Jenderal Andika Marah

Teriak 'Bawa ke Rumah Sakit' tapi Dibuang ke Sungai Serayu, Oknum TNI Bikin Jenderal Andika Marah

Dok Dispenad
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa - Jenderal Andika marah besar. Perintahkan tiga oknum anggota TNI yang terlibat kecelakaan di Nagreg dan buang mayat korbannya ke Sungai Serayu, Jateng, untuk dipecat dari kesatuan. 

TRIBUN-PANTURA.COM, JAKARTA - Teriak-teriak 'bawa ke rumah sakit', oknum anggota TNI yang terlibat kecelakaan di Nagreg justru membuang dua korbannya ke aliran Sungai Serayu, Jawa Tengah (Jateng).

Ulah oknum TNI teriak bawa ke rumah sakit tapi buang mayat ke aliran Sungai Serayu bikin Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa marah besar.

Jenderal Andikan ingin ketiga oknum TNI berpangkat Kolonel hingga Kopda itu dihukum berat, serta dipecat dari kesatuan TNI.

Jenderal TNI Andika menilai, perilaku oknum anggota TNI itu tak berperikemanusaain, sangat kejam, dan mencoreng nama baik TNI.

Diketahui, tiga oknum TNI: Kolonel P, Kopda A dan Kopda DA, terlibat kecelakaan dan kemudian membuang kedua korbannya, Handi dan Salsabila ke Sungai Serayu.

Permintaan tegas Jenderal Andika Perkasa itu disampaikan melalui Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Prantara Santosa.

"Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa telah menginstruksikan penyidik TNI dan TNI AD serta Oditur Jenderal TNI untuk memberikan hukuman tambahan pemecatan dari dinas militer kepada tiga oknum anggota TNI AD itu," ujar Prantara dalam keterangan tertulis, Jumat (24/12/2021).

Kolonel Infanteri P berdinas di Korem Gorontalo, Kodam Merdeka.

Saat ini, Kolonel Infanteri P sedang menjalani penyidikan di Polisi Militer Kodam Merdeka, Manado.

Lalu, Kopral Dua DA berdinas di Kodim Gunung Kidul, Kodam Diponegoro.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved