Breaking News:

Berita Tegal

Permintaan Ekspor Sarung Goyor Tegal Naik Drastis di Tahun Kedua Pandemi Covid-19

Permintaan ekspor sarung goyor atau sarung alat tenun bukan mesin (ATBM) meningkat secara signifikan di tahun kedua pandemi Covid-19.

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: muh radlis
TRIBUN PANTURA/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Pemilik PT Asaputex Jaya Tegal, Jamaludin Al Katiri, menunjukkan sarung goyor yang sedang mengalami peningkatan ekspor, Senin (27/12/2021). 

TRIBUNPANTURA.COM, TEGAL - Permintaan ekspor sarung goyor atau sarung alat tenun bukan mesin (ATBM) meningkat secara signifikan di tahun kedua pandemi Covid-19.


Kenaikan terjadi tiga kali lipat atau sekira 300 persen. 


Dampak positifnya, produksi sarung goyor di wilayah Tegal ikut meningkat. 


Kemudian, banyak karyawan yang kini menjadi produsen sarung goyor di tempat tinggalnya masing-masing. 


Pemilik PT Asaputex Jaya Tegal, Jamaludin Al Katiri mengatakan, produksi sarung goyor meningkat secara siginifikan di wilayah Tegal. 

 

Hal itu menyusul banyaknya permintaan ekspor dari negara-negara di Afrika.


Jamal mengatakan, angka produksi hingga meningkat tiga kali lipat atau sekira 300 persen. 


Ia mencontohkan, produksi sarung ATBM dulu sebanyak 1.000 buah per bulan, kini meningkat hingga 3.000 buah. 


Kemudian untuk sarung ATBM kasar, dulu 5.000 buah per bulan, kini bisa mencapai 13.000 buah. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved