Breaking News:

Berita Slawi

Program PTSL di Kabupaten Tegal Tahun 2021 Sudah Cetak 32.666 Lembar Sertifikat Tanah Warga

Bupati Tegal Umi Azizah, mengapresiasi kinerja jajaran Kantor Pertanahan Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muh radlis
IST
Bupati Tegal Umi Azizah, berfoto bersama setelah melakukan penyerahan sertifikat secara simbolis kepada perwakilan warga Desa Tuwel, Kecamatan Bojong, sebagai peserta program PTSL, berlokasi di Gedung Dadali Pemkab Tegal belum lama ini. 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI – Bupati Tegal Umi Azizah, mengapresiasi kinerja jajaran Kantor Pertanahan Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Tegal yang telah berhasil menyertifikatkan lebih dari 32 ribu bidang tanah di 60 desa, melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2021. 


Jumlah ini melebihi target dari yang telah ditetapkan yaitu 30 ribu bidang tanah.


Penyerahan sertifikat dilakukan secara simbolis di Gedung Dadali Pemkab Tegal belum lama ini kepada perwakilan warga Desa Tuwel, Kecamatan Bojong, sebagai peserta program PTSL.


“Alhamdulillah program PTSL ini dapat melebihi target. Untuk itu, atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Tegal saya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada jajaran Kantor Pertanahan ATR/BPN Kabupaten Tegal, dan juga pemerintah desa atas kerja kerasnya sehingga mampu menyertifikatkan 32 ribu bidang tanah tahun ini,” ungkap Umi, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Jumat (31/12/2021). 


Tercatat, sejak digulirkannya program PTSL tahun 2018 lalu, Kantor Pertanahan ATR/BPN Kabupaten Tegal telah memfasilitasi penyertifikatan lebih dari 80.000 bidang tanah milik masyarakat, dan memfasilitasi 200 bidang tanah milik pelaku UMKM.


Pada kesempatan tersebut, Umi juga mengapresiasi kinerja Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Tata Ruang dan Pertanahan (Perkimtaru) Kabupaten Tegal yang telah melakukan upaya penataan dan penertiban aset milik Pemerintah Kabupaten Tegal, terutama aset tidak bergerak berupa tanah yang saat ini digunakan untuk kepentingan umum.


Setelah sebelumnya di tahun 2020 berhasil menyertifikatkan 485 bidang tanah milik Pemkab Tegal, di tahun 2021 ini melalui pendanaan APBD Kabupaten Tegal senilai Rp 2,8 miliar, Dinas Perkimtaru Kabupaten Tegal yang bekerjasama dengan Kantor Pertanahan ATR/BPN Kabupaten Tegal, berhasi menyertifikatkan 1.000 bidang tanah milik Pemkab Tegal.


“Alhamdulillah melalui kerja keras kita bersama, target seribu bidang tanah bisa disertifikatkan kepemilikannya atas nama Pemerintah Kabupaten Tegal tahun ini,” ujarnya.


Adapun rincian 1.000 bidang tanah tersebut meliputi dua bidang tanah untuk pasar dan pusat perdagangan, satu bidang tanah untuk fasilitas kesehatan, dua bidang tanah untuk fasilitas ruang terbuka hijau, 64 bidang tanah untuk fasilitas pendidikan, dan dua bidang tanah untuk fasilitas kantor, serta 929 bidang tanah untuk fasilitas jalan kabupaten.


“Harapan saya setelah ini, Dinas Perkimtaru bisa segera melakukan langkah taktis dan strategis agar target seluruh aset tanah milik Pemkab Tegal yang belum bersertifikat bisa disertifikatkan tahun depan," harapnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved