Breaking News:

Berita Slawi

Video Fasilitas Publik di Slawi yang Ditutup Kini Dibuka Kembali

Beberapa fasilitas publik (umum) di wilayah Slawi Kabupaten Tegal yang sempat ditutup mulai 31 Desember 2021 - 2 Januari 2022 sudah mulai buka

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: restu dwi r

TRIBUN-PANTURA.COM, SLAWI - Berikut video fasilitas publik di Slawi yang ditutup kini dibuka kembali.

Beberapa fasilitas publik (umum) di wilayah Slawi Kabupaten Tegal yang sempat ditutup mulai 31 Desember 2021 - 2 Januari 2022 sudah mulai buka kembali.


Adapun lokasi yang sudah mulai dibuka lagi yaitu Alun-alun Hanggawana Slawi, Alun-alun Rumah Dinas Bupati Tegal, Taman Rakyat Slawi Ayu (Trasa), Taman Bungah, dan Taman GOR Trisanja Slawi.


Sesuai pantauan Tribunjateng.com pada Senin (3/1/2022), warga sudah mulai bisa masuk atau melewati area yang disebutkan tadi.


Meskipun pagar pembatas atau water barrier masih ada di lokasi, namun tidak menutupi jalan sehingga tidak mengganggu pengguna jalan.


"Iya betul, semua sudah dibuka dan tidak ada penutupan atau pembatasan lagi.

Tapi kami mengimbau warga untuk tetap taat prokes, seperti pakai masker, jaga jarak, dan menghindari kerumunan," tutur Kasat Lantas Polres Tegal AKP Dwi Himawan Chandra, pada Tribunjateng.com, Senin (3/1/2022).


Meskipun pada peringatan tahun baru 2022 kemarin tidak ada penyekatan, tapi  Polres Tegal bersama tim gabungan dari TNI, BPBD, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan lain-lain melakukan patroli secara mobile terutama ke lokasi yang berpotensi menimbulkan kerumunan.


Objek wisata juga tak luput dari pengawasan, seperti jalur menuju area Daya Tarik Wisata (DTW) Guci tepatnya di Yomani, petugas dari Polres Tegal stanby untuk mengatur arus lalu lintas.


Sementara untuk aturan-aturan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 saat Natal 2021 dan tahun baru 2022 di Kabupaten Tegal kemarin sudah diatur dalam instruksi Bupati (Inbup) nomor B. 1655 tahun 2021.


"Kalau arus lalu lintas yang arah menuju Guci terpantau landai sejak kemarin.

Ya kami buat sistem buka tutup jalur, tujuannya untuk mengurai kendaraan supaya tidak terjadi penumpukan atau kemacetan yang parah.

Mengingat untuk di Guci sendiri pengunjung dibatasi per 1.000 tutup dan bergantian, maka kami harus mengantisipasi," ungkapnya.  (dta)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved