Breaking News:

Berita Slawi

Kabupaten Tegal PPKM Level 2, Bupati Umi: Tenang, Aktivitas Sudah Mulai Dilonggarkan

Kabupaten Tegal PPKM Level 2, Bupati Umi: Tenang, Aktivitas Sudah Mulai Dilonggarkan

Tribun-Pantura.com/Desta Leila Kartika
Bupati Tegal Umi Azizah, saat memberikan sambutan pada salah suatu kegiatan yang berlangsung di Pendopo Amangkurat beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-PANTURA.COM, SLAWI - Sesuai yang tertera di instruksi menteri dalam negeri (Inmendagri) nomor 01 tahun 2022, tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali, Kabupaten Tegal masuk dalam kategori level 2.


Menanggapi hal tersebut, Bupati Tegal Umi Azizah, mengingatkan kepada warganya untuk tetap waspada karena kondisi sekarang ini belum aman, terlebih varian Omicron sudah masuk ke Indonesia.


"Saya imbau kepada semuanya, protokol kesehatan (Prokes) harus ketat, bagi yang belum vaksin bisa segera vaksin."

"Tapi harus tetap tenang, aktivitas sudah mulai kami longgarkan, dan kita semua pasti tidak ingin terjadi gelombang ketiga," pesan Bupati Umi, pada Tribun-Pantura.com, Rabu (5/1/2022).


Adapun aturan dan penerapan yang harus dilakukan di wilayah yang masuk kriteria level 2 terbagi beberapa poin.

Misalnya, pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas atau pembelajaran jarak jauh berdasarkan keputusan SKB 4 Menteri. 

Fasilitas umum (area publik, taman umum, tempat wisata umum, dan area publik lainnya) diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 25 persen dan menerapkan protokol kesehatan ketat. 

Pasar rakyat yang menjual barang non kebutuhan sehari-hari dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 75 persen dan jam operasional sampai pukul 18.00 WIB. 

Warung makan, warteg, pedagang kaki lima, lapak jajanan, dan sejenisnya diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai pukul 21.00 WIB. 

Restoran, rumah makan, cafe yang jam operasional nya mulai malam hari dapat buka dengan ketentuan prokes ketat, mulai pukul 18.00 - 00.00 WIB.

Kapasitas 50 persen dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi. 

Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi, anak usia dibawah 12 tahun diperbolehkan masuk ke tempat wisata yang sudah menggunakan aplikasi PeduliLindungi. 

Dan beberapa aturan lainnya yang bisa dibaca lengkap pada Inmendagri nomor 01 tahun 2022. 

"Semuanya sudah merindukan kehidupan seperti semula, meskipun dengan batasan-batasan tertentu yang pasti kita semua menginginkan perekonomian bangkit dan tidak dihantui Covid dan Covid," ujarnya. (dta)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved