Breaking News:

Berita Semarang

Tergiur Bayaran Rp500.000 Perempuan di Semarang Ini Rela Jadi Joki Vaksin, Begini Akhir Nasibnya

Tergiur Bayaran Rp500.000 Perempuan di Semarang Ini Rela Jadi Joki Vaksin, Begini Nasibnya

Penulis: iwan Arifianto | Editor: yayan isro roziki
Tribun-Pantura.com/Iwan Arifianto
Ketiga wanita yang terlibat perjokian vaksin di Kota Semarang, diamankan polisi, Rabu (5/1/2022). 

TRIBUN-PANTURA.COM, SEMARANG - Aksi perjokian vaksin di Kota Semarang terbongkar petugas, saat proses screening kesehatan.

Upaya perjokian terjadi saat digelar vaksinasi massal di Puskesmas Manyaran, Kembangarum, Semarang Barat, Senin (3/1/2022) sekira pukul 10.30 WIB.

Seorang joki perempuan berinisial DS (41) mendatangi puskesmas tersebut berbekal KTP milik orang lain.

Lantaran kejelian petugas medis, aksi itu berhasil digagalkan.

Orang-orang Sewa Joki Vaksin Abdul Rahim Karena Takut Jarum Suntik

Bayaran Abdul Rahim Joki Vaksin Covid-19, Tak Ada Tarif Tetap, Bisa Hampir Rp 1 Juta Sekali Suntik

Viral Pria Joki Vaksin Sudah Disuntik Vaksin 16 Kali, Dokter Tirta Ungkap Efeknya

"Iya, ada seorang perempuan hendak vaksin tapi ketika petugas Puksesmas melakukan screening ditemukan perbedaan identitas dan fisik," terang Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar saat konferensi pers di Mapolrestabes Semarang, Rabu (5/1/2022).

Petugas yang curiga dengan hal itu, lantas melaporkan kejadian itu ke Polsek Semarang Barat.

Polisi yang mendatangi tempat kejadian lalu melakukan penyelidikan.

Hasilnya, Perempuan berinisial DS (41) warga Kuningan, Semarang Utara, mengakui memang menjadi joki vaksin.

Ia disewa oleh seorang perempuan berinisial CL (37) warga Griya Beringin Asri, Wonosari, Ngaliyan.

"Petugas lalu mengamankan CL dan DS."

Halaman
123
Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved