Breaking News:

Kriminal dan Hukum

Kadishub & Anggota DPRD Depok Tersangka Mafia Tanah, Polisi: Pelapor Purnawirawan Jenderal TNI

Kadishub & Anggota DPRD Depok Tersangka Mafia Tanah, Polisi: Pelapor Purnawirawan Jenderal TNI

tribunnews.com
Ilustrasi sertipikat tanah bermasalah. 

TRIBUN-PANTURA.COM, JAKARTA - Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) dan anggota DPRD Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), ditetapkan sebagai tersangka mafia tanah.

Keduanya, ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.

Selain keduanya, terdapat dua orang lainnya yang juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sama.

Baca juga: Polres Batang Ungkap Tiga Kasus Mafia Tanah, Kerugian Korban hingga Miliaran Rupiah

Baca juga: Ini Pandangan Guru Besar Fakultas Hukum Unsoed Soal Mafia Tanah dan Pelabuhan

Baca juga: Koalisi LSM Minta Polisi Segera Tuntaskan Kasus Mafia Tanah di Jateng

Pelapor atas kasus ini adala seorang purnawirawan jenderal Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).

Demikian disampaikan oleh Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi.

“Penyidik telah menetapkan Burhanudin Abu Bakar, Hanafi, Nurdin Al-Ardisoma alias Jojon dan Eko Herwiyanto sebagai tersangka,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi saat dikonfirmasi pada Rabu (5/1).

Dijelaskan Andi, tersangka Eko Herwiyanto merupakan mantan Camat Sawangan dan informasi terakhir sekarang Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok. 

Sedangkan Nurdin merupakan mantan staf Kelurahan Bedahan Kota Depok dan informasinya sekarang Anggota DPRD Kota Depok, Jawa Barat.

“Kasus ini berdasarkan laporan polisi dari seorang korban Mayor Jenderal AD (Purn) H. ES diwakili kuasa hukumnya, sebagaimana nomor polisi: LP/B/0372/VII/2020/Bareskrim tanggal 8 Juli 2020,” jelas dia.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved