Breaking News:

Kriminal dan Hukum

Ambil Paket di Jasa Pengiriman, Pengedar Pil Koplo Dibekuk Satres Narkoba Polres Kendal

Ambil Paket di Jasa Pengiriman, Pengedar Pil Koplo Dibekuk Satres Narkoba Polres Kendal

Penulis: Saiful Masum | Editor: yayan isro roziki
Dok Polres Kendal
Jajaran Satres Narkoba Polres Kendal mengamankan seorang pemuda yang diduga sebagai pengedar pil koplo, beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-PANTURA.COM, KENDAL - Satres Narkoba Polres Kendal membekuk seorang pemuda AEP (29) warga Dusun Tempel, Desa Kebonharjo, Kecamatan Patebon, kedapatan mengedarkan obat-obat terlarang jenis pil koplo.

Tersangka ditangkap ketika mengambil paket obat terlarang di sebuah jasa pengiriman barang di Kota Kendal beberapa waktu lalu.

Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat tentang maraknya peredaran obat-obatan terlarang di wilayah Kecamatan Patebon.


Kasatres Narkoba, AKP Agus Riyanto mengungkapkan, saat penangkapan, polisi menemukan paketan berisi psikotropika jenis Alprazolam 21 Butir dan Clonazepam 20 butir yang disimpan di dalam tas slempang tersangka.


Juga ditemukan 12 paket obat terlarang, berisi 10 butir per paket siap edar. 


Saat dilakukan penggeledahan di rumah tersangka, ditemukan 425 butir pil warna putih berlogo Y dan 4 paket siap edar dalam sebuah kaleng bekas. 


Ditemukan pula puluhan pil warna kuning yang disimpan di dalam lemari.


"Pil ini selain dikonsumsi sendiri juga dijual," tegasnya, Senin (10/1/2022).


Lebih lanjut, tersangka menjual pil koplo dengan harga beraneka ragam.


Mulai dari Rp 20.000 - Rp 30.000 per butir.


Setiap pembelian, tersangka mendapatkan upah hingga Rp 10.000 per paket dengan bonus sebutir pil.
 
"Tersangka dijerat Pasal 62 Undang-undang RI Nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman 5 tahun penjara dan Pasal 196 Undang - undang RI Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan dengan ancaman 10 tahun penjara," tegasnya. (Sam)

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved