Berita Jateng

Bupati Tiwi Beri Bantuan ke Warga Korban Angin Kencang di Karanggedang Purbalingga

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi memonitoring lokasi korban bencana angin kencang di Desa Karanggedang, Kecamatan

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
IST
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi saat memberikan bantuan kepada korban bencana angin kencang di Desa Karanggedang, Kecamatan Bukateja, Senin (7/2/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, PURBALINGGA - Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi memonitoring lokasi korban bencana angin kencang di Desa Karanggedang, Kecamatan Bukateja, Senin (7/2/2022). 

 

Bencana yang terjadi pada Jumat (4/2/2022) ini telah merusak 32 bangunan warga di sekitar RW 5, 7 dan 8.


Untuk meringankan beban para korban bencana, Pemkab Purbalingga melalui Bupati memberikan sejumlah bantuan material seng dan sembako.


Jajaran TNI Polri bersama masyarakat dan Ormas juga bahu membahu gotong-royong membantu memperbaiki rumah warga yang terdampak bencana. 


"Ini rumah-rumah yang terdampak alhamdulillah sebagian besar sudah diperbaiki dan masyarakat juga sudah menempati rumah-rumah tersebut.

Targetnya hari ini bisa selesai," kata Bupati sebagaimana dalam rilis. 


Bupati mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah bergotong-royong memperbaiki rumah korban bencana. 


Kepada warga masyarakat, Bupati menghimbau untuk tetap waspada saat ini cuaca tidak bisa diprediksi atau anomali cuaca. 


"Ketika ada kejadian-kejadian di wilayah segera berkordinasi dengan Pemkab Purbalingga melalui BPBD termasuk TNI-Polri insyaallah kita akan mengerahkan jajaran untuk membantu," ungkapnya.


Sementara itu Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Drs Moch Umar Faozi mengungkapkan dampak angin kencang ini umumnya mengakibatkan atap kabur dan sebagian kecil ada yang mengalami kerusakan dinding. 


"Paling berat terjadi pada rumah pembuatan batu bata dan kandang ayam," katanya.


Berdasarkan data dari Pemerintah Desa Karanggedang, tercatat ada 34 korban bencana angin kencang ini dengan total kerugian mencapai Rp 200 juta. 


Sebanyak 6 diantaranya bangunan rumah pembuatan batu bata, 2 kandang ayam, 7 rumah rusak berat, 17 rumah rusak sedang/ringan dan 2 orang luka-luka.

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved