Breaking News:

Berita Semarang

Kemenag Ajak Pemuda Aktif Gencarkan Toleransi Beragama di Dunia Maya

Kemenag Kanwil Jawa Tengah akan bergerak di dunia maya untuk menjaga kerukunan umat beragama.

TRIBUNPANTURA.COM/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Kementerian Agama Kanwil Jateng ajak pemuda melakukan dialog lintas agama di dialog di Vihara Watugong Bante Cattamano Mahatera,Senin (7/2/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM,SEMARANG - Kementerian Agama (Kemenag) Kanwil Jawa Tengah akan bergerak di dunia maya untuk menjaga kerukunan umat beragama.

Hal ini dikatakan Kepala Kanwil Kemenag Jateng, Mustain Ahmad usai  mendampingi Staf Khusus Menteri Agama Bidang Media dan Komunikasi publik Wibowo Prasetyo dan Staf Ahli Bidang Hukum, Abu Rohmat saat menghadiri dialog pemuda lintas agama di Vihara Watugong Bante Cattamano Mahatera,Senin (7/2/2022).

Mustain menuturkan upaya tersebut merupakan arahan dari Menteri Agama yang disampaikan oleh staf khusus.

Baca juga: Rumah Kontrakan Mahasiswa PIP Semarang Terbakar, Seisi Kamar Hangus

Baca juga: Tiga Pelaku Penjarahan Rumah Luluk di Demak Telah Mengembalikan Barang-Barang yang Diambilnya

Dia menyebut di dunia nyata kerukunanan beragama berjalan dengan bagus.

Namun berbeda di dunia maya masih banyak ditemui ujaran kebencian yang menyebabkan kegaduhan.

"Kalau ini tidak cermat, maka akan muncul gejala di dunia nyata. Hal inilah yang diperbincangkan di semua lini," ujarnya.

Pihaknya mengusulkan ke Gubernur Jawa Tengah agar kepengurusan di tingkat RT dapat menambahkan nomenklatur kerukunan umat beragama pada seksi kerohanian.

"Hal ini bertujuan agar membiasakan masyarakat untuk berdialog mewacanakan tentang kerukunan," tuturnya.

Di sisi lain Mustain mengharapkan Jawa Tengah kembali mendapatkan penghargaan Harmoni award yang diberikan Menteri Agama seperti tahun lalu.

Penghargaan itu diberikan kepada lembaga agama dan pemerintahan   dinilai membangun kerukunan dan toleransi.

"Saat itu Menteri Agama memberikan 5 penghargaan Harmoni Award kepada Forum Kerukunan Umat Beragam (FKUB) Jawa Tengah, Pemerintah Kota Semarang, Pemerintah Kota Surakarta, FKUB Kota Semarang, dan FKUB Kabupaten Sragen. Untuk tahun ini kami masih menunggu," tandasnya.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Agama Bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo, menuturkan, pada dialog tersebut disampaikan bahwa peran pemuda agar mampu mengedukasi dan mengajak masyarakat agar dapat memilah informasi di dunia maya.

Hal ini bertujuan agar masyarakat tidak asal menyebarkan maupun meneruskan berbagai informasi di dunia maya.

"Tapi bisa dapat memberhentikan informasi tersebut di kita," ujarnya.

Baca juga: Ketua MUI Pati: Wakaf Bangunan di Lorong Indah untuk Pondok Pesantren Tidak Sah!

Baca juga: Ketua MUI Pati: Wakaf Bangunan di Lorong Indah untuk Pondok Pesantren Tidak Sah!

Halaman
1234
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved