PSIS Semarang

Soal Hasil Tes PCR, PSIS Pilih Tak Lakukan Second Opinion

Penanganan pemain yang positif covid-19, dokter tim PSIS, Alfan Nur Asyhar menyebut pihaknya secara ketat memantau kondisi mereka.

PSIS Official
Aksi pemain PSIS Semarang Riyan Ardiansyah dikepung para pemain Persebaya Surabaya dalam laga lanjutan BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Rabu (2/2/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Jelang melakoni laga pekan ke 24 BRI Liga 1 2021/2022, hasil swab PCR test pemain PSIS Semarang mungkin paling dinantikan banyak penggemar untuk mengetahui siapa saja yang siap dimainkan menghadapi Barito Putera, Kamis (10/2/2022).

Seperti diketahui, PSIS harus rela kehilangan 12 pemain yang mayoritas adalah pemain utama ketika melakoni laga pekan ke 23 kontra Persik Kediri Minggu (6/2/2022) lalu.

Terkait kondisi para pemain yang terindikasi positif covid-19, dokter tim PSIS, Alfan Nur Asyhar menyebut kondisi para pemain semakin membaik. 

Baca juga: Rumah Terkepung Banjir di Pekalongan, 32.332 Jiwa Rasakan Dampaknya

Baca juga: Unik, Warung Pecel di Demak Ini Pakai Nasi Merah, Harga Mulai Dari Rp 8.000

"Semua dalam kondisi baik, jadi yang saya bilang 20 persen ada gejala  ringan, sekarang tidak bergejala," kata Alfan.

"Yang OTG kondisinya semakin bugar dan semakin baik. Mereka merasa 'saya kok tidak ada sakit, tapi hasilnya positif'," imbuhnya.

Terkait penanganan pemain yang positif covid-19, Alfan menyebut pihaknya secara ketat memantau kondisi mereka.

Termasuk memastikan asupan nutrisi para pemain terjaga dengan baik meski menjalani isolasi mandiri.

"Apapun bisa terjadi karena kita juga menjaga mereka. Kita perlakukan mereka sama, isolasi mandiri, pengobatan kita lakukan, kita berikan suplemen dan vitamin, makan tertib. Kemudian walaupun satu lorong tidak boleh keluar atau saling sapa," kata Alfan.

Jelang pertandingan kontra Barito Putera akan kembali dilakukan pemeriksaan melalui swab PCR test.

Alfan menyebutkan, patokan hasil test nanti tetap berpedoman pada hasil yang dikeluarkan oleh pihak yang telah ditunjuk oleh PT. Liga Indonesia Baru (LIB).

Alfan menambahkan, pihaknya juga tak akan melakukan pemeriksaan ulang setelah para pemain menjalani swab PCR test yang ditunjuk oleh LIB.

Baca juga: Ketua PKK Pekalongan Inggit Soraya Minta Masyarakat Tak Lengah Hadapi Omicron

Baca juga: Ribuan Aparat Polisi Masuk Desa Wadas Purworejo, Kontras: Ada Penangkapan Warga, Ini Represif

Baca juga: Cegah Aksi Kriminal Saat Kampung Terendam Banjir, Polisi Giatkan Patroli

"Kita akan tunggu pemeriksaan selanjutnya dari federasi. Untuk follow up nya kita akan pakai yang dirujuk oleh LIB. Kita tidak akan pakai second opinion.

Dengan begitu kita akan tahu lebih pasti, tidak bimbang dengan hasil," kata Alfan.

"Karena menurut saya dari medis yang ditunjuk LIB itu sudah yang tervalidasi bagus. Kita tunggu hasil berikutnya semoga sudah jadi negatif," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved