Berita Pekalongan

Mengapa Bisa Terjadi hujan butiran Es, Ini Penjelasan Stasiun Meteorologi Tegal

Terkait fenomena kejadian hujan es, Prakirawan Stasiun Meteorologi Tegal Sri Nurlatifah mengungkapkan,aktifnya monsun Asia.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: Moch Anhar
Dokumentasi Warga
Hujan es terjadi di wilayah Kecamatan Kandangserang, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah 

TRIBUNPANTURA.COM, KAJEN - Fenomena alam hujan es terjadi di sejumlah tempat.

Terkait fenomena kejadian tersebut, Prakirawan Stasiun Meteorologi Tegal Sri Nurlatifah mengungkapkan, bahwa fenomena hujan es atau 'Hail' ini bisa terjadi pada saat periode musim hujan.

"Salah satu faktor yang menyebabkan hujan es adalah aktifnya monsun Asia yang memicu terbentuknya 'Low Pressure Trough' di Laut Jawa hingga Laut Arafuru."

Baca juga: Bupati Pemalang Lantik Sudinoto sebagai Kepala Desa Kebanggan 

Baca juga: Bupati Pemalang Agung Beri Penghargaan Kepada Tiga Pilar Penanganan Covid-19 

Baca juga: Sinta Kagum Dijenguk Kapolri saat Menjalani Perawatan Intensif RS Polri Kramat Jati Jakarta

"Selain itu, adanya konveksi dari 'Madden Jullian Oscillation (MJO)' di sebagian besar wilayah Jawa semakin mendukung terbentuknya awan-awan konvektif di beberapa wilayah Jawa, termasuk wilayah Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Pekalongan," ungkap Prakirawan Stasiun Meteorologi Tegal Sri Nurlatifah saat dihubungi TribunPantura.com, Senin (21/2/2022) malam.

Selain itu juga, adanya pemanasan yang kuat di wilayah Jawa Tengah termasuk wilayah Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Pekalongan memicu terjadinya 'penguapan yang besar' serta keadaan atmosfer yang labil, sehingga semakin memicu terbentuknya awan konvektif yang menjulang tinggi (deep convection) dan melewati freezing level, sehingga sebagian besar awan tersebut berupa es.

"Pada kondisi tertentu, es tersebut 'tidak sepenuhnya meluruh', sehingga pada saat mencapai permukaan tanah masih berupa es dan biasa kita kenal sebagai hujan es," imbuhnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik, namun tetap waspada jika mengalami kejadian tersebut, seperti menghindari berteduh di bawah pohon saat terjadi fenomena tersebut.

Masyarakat juga dapat memantau perkembangan info cuaca dari BMKG seperti aplikasi android info BMKG atau website www.bmkg.go.id," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, hujan es terjadi di Desa Kandangserag, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (21/2/2022) sore.

Fenomena ini pun ramai di media sosial, seperti yang diposting di akun Instagram @beritapekalongan1, fenomena alam tersebut diberikan caption "infone maszeeeh.. Kandangserang siang ini ada ujan bercampur butiran-butiran kristal es".

Baca juga: Bupati Pemalang Agung Beri Penghargaan Kepada Tiga Pilar Penanganan Covid-19 

Baca juga: Masuk Zona Oranye, Pemkab Blora Sediakan Hadiah Motor Agar Warga Mau Ikut Vaksinasi

Baca juga: Hujan Butiran Es Guyur Sragen Disertai Angin Kencang

Handoyo (50,) warga Kandangserang saat dihubungi TribunPantura.com membenarkan adanya fenomena tersebut.

"Kandangserang terjadi hujan es, sekitar pukul 14.13 WIB."

"Durasinya hujan es 4-10 menit," kata Handoyo (50) warga Kandangserang. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved