Berita Semarang

Aksi Potong Gundul Dukung Pengobatan Anak Penderita Kanker, Pejabat Pun Ikut Berpartisipasi

Memperingati hari anak kanker internasional 2022, Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI)  gelar aksi potong gundul dan donasi di Mal Paragon.

TRIBUNPANTURA.COM/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Kapolrestabes Kombes Pol Irwan Anwar, dan Dandim 0733/Kota Semarang Letkol Honi Havana usai potong gundul ikuti aksi potong pada peringatan hari anak kanker Internasional yang digelar di Mal Paragon Semarang, Senin (28/2/2022).. 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Memperingati hari anak kanker internasional 2022, Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI)  gelar aksi potong gundul dan donasi di Mal Paragon Semarang, Senin (28/2).

Peserta yang hadir pada kegiatan bertagar #BeraniPotongGundul langsung dicukur rambutnya.

Selain masyarakat umum, sejumlah pejabat diantaranya Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar, Dandim 0733/Kota Semarang Letkol Honi Havana juga ikut potong gundul.

Potong gundul tidak hanya diikuti kaum adam saja.

Bahkan kaum hawa juga ikut andil menggundul rambutnya dan menbuka donasi.

Baca juga: Pedagang Dasaran Terbuka Johar Semarang Bakal Diundi Sebelum Ramadan, Masih Tunggu Siteplan SCJ

Baca juga: Ngamen Amal, Pegiat Seni Budaya dan PWI Kabupaten Tegal Galang Dana untuk Korban Bencana Alam

Asrida Ulin Nuha (40), satu diantara pengunjung wanita yang ikut serta kegiatan tersebut.

Dia tidak mempermasalahkan rambutnya digundul.

"Kalau dapat bermanfaat untuk orang lain kenapa tidak. Rambut kan bisa tumbuh lagi," ujar ya.

Latar belakang membuatnya mencukur habis rambutnya, karena banyak teman-temannya telah membuat aksi solidaritas potong gundul.

Selain itu, dia menjawab tantangan untuk memotong rambutnya dan membuka donasi.

"Tadinya saya ditawari, kamu gundul mau tidak. Ya sudah Rp 5 juta mau tidak, tapi saya minta Rp 10 juta. Tapi tadi sudah tembus Rp 20 juta," ujarnya.

Menurutnya, banyak orang menganggap menggundul rambutnya berkaitan dengan harga. Namun baginya menggundul rambutnya dapat membantu dan memberikan sumbangan ke orang lain.

"Ini juga melepaskan stigma orang kalau gundul buang sial. Kalau saya gundul kasih keuntungan," ujarnya.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, sebagai forkompinda di Kota Semarang memberikan dukungan untuk kesembuhan anak-anak yang menderita kanker.

Halaman
123
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved