Berita Tegal

Polres Tegal Masih Lakukan Penyidikan Kasus Temuan Mayat Mengenaskan di Persawahan Jatimulya

Satreskrim Polres Tegal hingga kini masih melakukan pendalaman dan penyidikan kasus penemuan mayat seorang wanita di area persawahan Desa Jatimulya.

TRIBUN PANTURA/DESTA LEILA KARTIKA
Pihak keluarga hendak membawa jenazah Kasni (59) warga Desa Jatimulya, RT 06/RW 02, Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal, korban yang ditemukan meninggal dunia di area persawahan dengan kondisi sangat mengenaskan. Adapun pengambilan berlokasi di ruang pemularasan jenazah RSUD dr Soeselo Slawi, Kamis (3/3/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Satreskrim Polres Tegal hingga kini masih melakukan pendalaman dan penyidikan kasus penemuan mayat seorang wanita di area persawahan Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal.

Kasat Reskrim Polres Tegal, AKP I Dewa Gede Ditya mengatakan, pihaknya telah meminta keterangan sejumlah petani yang berada di sekitar lokasi temuan.

Hanya saja, karena jaraknya yang jauh sehingga tidak mengetahui atau melihat apa yang terjadi kepada korban. 

"Sementara masih kami dalami, mengingat untuk kasus ini minim saksi sehingga kami perlu melakukan penyelidikan yang lebih intensif supaya bisa mengungkap peristiwa, motif, maupun siapa pelakunya," kata AKP Dewa, Senin (7/3/2022).

Dikatakan oleh AKP Dewa, keseharian korban memang sebagai petani di lahan milik sendiri.

Sebelumnya diberitakan, identitas korban yaitu Kasni (59), warga Desa Jatimulya, RT 6 RW 2, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal.

Penemuan mayat Kasni, berawal pada Rabu (2/3/2022).

Saat itu, suami korban bernama Wage (61) pergi ke sawah.

Kemudian pulang ke rumah pada pukul 12.00 WIB.

Namun saat sampai di rumah, Wage mendapati sang istri (korban--red) tidak ada di rumah sampai pukul 14.00 WIB.

Merasa khawatir, Wage pergi ke sawah lagi dan menemukan sang istri sudah tidak bernyawa dengan kondisi sangat mengenaskan.

Setelahnya, korban langsung dibawa ke RSUD dr Soeselo Slawi untuk dilakukan proses autopsi.

Sementara sesuai hasil autopsi yang dilakukan oleh tim dokter forensik Biddokkes Polda Jateng, pada tubuh korban terdapat beberapa luka seperti luka irisan di bagian leher.

Kemudian kedua payudara korban juga terdapat luka irisan (terpotong) sampai putus, dan bagian alat vital (kemaluan) juga terpotong.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved