Berita Banyumas

Bakmie Gareng Legendaris di Banyumas, Awal Jualan Masih Pakai Uang Ketip

Warung ini menjual berbagai macam makanan seperti capcai, nasi goreng, dan magelangan namun yang terkenal yakni bakminya.

Penulis: Imah Masitoh | Editor: m zaenal arifin
TribunPantura.com/Imah Masitoh
Bakmi Gareng makanan legendaris di kota lama Banyumas berada di Desa Sudagaran, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas. 

Pemilik warung sekarang tidak mengetahui secara pasti tahun kapan Engkong mulai berjualan bakmie.

Hanya diketahui dulu saat Engkong berjualan pembeli masih menggunakan mata uang tempo dulu yakni ketip. 

“Merdeka udah ada mungkin, soalnya dulu katanya pakai uangnya bukan rupiah tapi istilahnya ketip,” jelas Novalia.

Ciri khas dari warung ini alat masaknya masih menggunakan tungku berbahan bakar arang dan menggunakan ayam kampung di bakminya.

“Beda, pakai tungku lebih panas dari kompor,” ucap Novalia.

Warung bakmi Gareng tetap mempertahankan rumah asli Engkong sejak dari dulu hanya ada perombakan di bagian depannya dengan menghilangkan sekat ruangan. 

Tampak dari luar warung ini seperti rumah warga tempo dulu yang sederhana menghadap ke Timur berwarna putih.

Terdapat sekitar 7 meja dilengkapi kursi terbuat dari kayu. 

Hanya ada dua buah jendela berada di depan dan samping rumah.

Lantai warung inipun belum menggunakan keramik.

Tempat masak warung ini berada di belakang. 

Piring yang digunakan juga masih menggunakan piring seperti zaman dahulu berwarna putih bermotif bunga di pinggiran.

Isi bakmi Gareng ini seperti bakmie biasa namun menggunakan suwiran ayam kampung yang semakin menambah gurih.

Saat memesan bakmi akan dilengkapi dengan acar timun dan cabe rawit yang pedas.

Halaman
123
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved