Berita Batang

KPP Pratama Batang Targetkan Penerimaan Pajak 2022 Rp 648 Miliar

Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kabupaten Batang menargetkan penerimaan pajak pada 2022 sebesar Rp 648 miliar.

Penulis: dina indriani | Editor: m zaenal arifin
TribunPantura.com/Dina Indriani
Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Batang, Artiek Purnawestri saat menyampaikan laporan dalam Aksi Panutan 2022 di Aula Bupati Batang, Kamis (10/3/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kabupaten Batang menargetkan penerimaan pajak pada 2022 sebesar Rp 648 miliar.

Target tersebut berasal dari dua daerah yaitu Kabupaten Batang dan Kendal.

Hal itu disampaikan Kepala KPP Pratama Batang, Artiek Purnawestri, dalam Aksi Panutan 2022 di Aula Bupati Batang, Kamis (10/3/2022).

Aksi ini digelar sebagai bukti bahwa para pejabat di Kabupaten Batang telah menyampaikan SPT Tahunan secara e-filling.

Kepala KPP Pratama Kabupaten Batang, Artiek Purnawestri mengatakan, aksi panutan pelaporan SPT tahunan merupakan wujud teladan pimpinan yang baik bagi seluruh wajib pajak di Kabupaten Batang dalam memenuhi kewajiban perpajakan berupa pelaporan SPT Tahunan melalui e-Filing di awal waktu sebelum batas akhir 31 Maret 2022.

"SPT 2022 memang masih ada sisa bulan sampai 30 Maret 2022".

"Saat ini baru sekitar 40 persen dari 60 ribu wajib pajak terdaftar yang melaporkan SPT," tuturnya.

Meski demikian, pihaknya juga mengapresiasi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kecamatan, dan Pemerintah Desa.

Terutama atas pemenuhan kewajiban perpajakan berupa pembayaran pajak atas dana APBD/APBDes.

"Terutama yang dikelola dan pelaporan SPT masa selama tahun 2021," ujarnya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat segera mengisi SPT Tahunan PPh OP melalui eFiling. 

Selain itu, acara juga Sosialisasi Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) dan Program Pengungkapan Sukarela (PPS).

Inti sosialisasi menyampaikan lima hal pokok.

Lima hal itu adalah pokok inti pembahasan yaitu Penggunaan NIK sebagai NPWP, Perubahan lapisan tarif PTKP PPh Orang Pribadi, Perubahan aturan peredaran bruto bagi wajib pajak usahawan yang memiliki peredaran bruto sampai 500 juta dalam setahun tidak dikenai pajak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved