Berita Jepara

Atlet Panjat Tebing Jepara Tembus 4 Besar Sirkuit Jateng Series 1

13 atlet panjat tebing Kabupaten Jepara mengikuti kejuaraan Sirkuit Jateng Series 1 di Kabupaten Blora, 12-13 Maret 2022.

Dokumentasi
Sejumlah atelt panjat tebing Kabupaten Jepara saat mengikuti Sirkuit Jateng Seri 1 di Kabupaten Blora. 

TRIBUNPANTURA.COM, JEPARA - 13 atlet panjat tebing Kabupaten Jepara mengikuti kejuaraan Sirkuit Jateng Series 1 di Kabupaten Blora, 12-13 Maret 2022.

Dari kejuaran itu, empat atlet berhasil tembus empat besar.

Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Jepara, Saiful Hadi mengatakan, ada tiga kategori yang dipertandingkan dalam kejuaraan tersebut.

Pertama, kategori Speed Klasik Under U13.

Kedua, kategori WR U14-15.

Ketiga, kategori WR U16.

Untuk kategori WR U16, satu atlet putra meraih empat besar.

Untuk kategori pertama, dua atlet panjat tebing, putra dan putri, berhasil duduk di posisi keempat.

Sementara untuk kategori kedua dan ketiga dua atlet putra meraih empat besar.

Dengan capaian ini, kata dia, pihaknya akan melakukan evaluasi.

Selain itu juga pihaknya akan mengubah program agar lebih efektif lagi.

Dia mengakui keunggulan atlet tuan rumah yang mendominasi speed di kejuaraan tersebut.

Setelah dari kejuaraan ini, Saiful menyampaikan akan melakukan persiapan untuk kejuaraan selanjutnya yang berlangsung di Unisnu Kabupaten Jepara, pada pertengahan Juni 2022.

”Ada sekitar 12 sampai 15 atlet yang ikut,” kata dia, Senin (14/3/2022). 

Kejuaraan yang berlangung pada pertengahan tahun ini dilaksanakan tingkat Jawa dan Bali.

Ada empat kategori yang dipertandingkan, yakni kategori umum, usia anak, antarkampus, dan SMA.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Jepara, Syamsul Anwar, menyampaikan apresiasi atas capaian atlet panjat tebing Jepara yang berhasil meraih 4 empat besar di kejuaran antar klub di Jawa Tengah itu.

”Tentu itu hasil kerja keras FPTI dan semoga itu menjadi pertanda baik kesiapan teman-teman FPTI menyambut sukses Porprov 2023,” kata Syamsul.

Dia juga menyarankan kepada FPTI Jawa Tengah agar klub-klub panjat tebing itu dikompetisikan di tingkat kabupaten.

Itu akan membuat peran dan fungsi FPTI di tingkat kabupaten maksimal. 

Setelah itu, kata dia, klub-klub terbaik di tingkat kabupaten dipertandingkan di tingkat provinsi dan seterusnya.

Menurutnya, hal itu akan membuat sistem pembinaan bisa runut dan tidak tumpang tindih.

”Itu mohon maaf saja, sekadar masukan saja soal pembinaan agar betul-betul terorganisir, terstruktur, dan berkelanjutan antara induk cabang olahraga dan klub anggotanya,” pesannya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved