Berita Slawi

BREAKING NEWS: Terungkap, Ini Sosok Pelaku Pembunuhan Sadis di Area Persawahan Jatimulya Tegal

Kapolres Tegal, AKBP Arie Prasetya Syafa'at mengungkapkan, pelaku bernama Akhadirun (44), warga Desa Blambangan, Kecamatan Bawang, Banjarnegara.

TribunPantura.com/Desta Laila Kartika
Kapolres Tegal, AKBP Arie Prasetya Syafa'at, sedang menunjukkan barang bukti yang berhasil diamankan saat pers rilis pengungkapan kasus yang berlangsung di halaman Polres Tegal, pada Selasa (22/3/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Polres Tegal berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis dengan kondisi kedua payudara dan alat kelamin korbannya terpotong di area persawahan Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal.

Kapolres Tegal, AKBP Arie Prasetya Syafa'at mengungkapkan, pelaku diketahui bernama Akhadirun (44), warga Desa Blambangan, Kecamatan Bawang, Banjarnegara.

Terungkapnya kasus tersebut setelah dilakukan pemeriksaan kepada kurang lebih 15 saksi.

Dari para saksi, disebutkan adanya orang tidak dikenal yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Adapun ciri-ciri orang tidak dikenal tersebut yaitu tinggi sekitar 160 cm, berat badan 50 kilogram, memiliki jenggot, dan berada di sekitaran TKP dengan membawa tas ransel.

"Setelah mendapat petunjuk dari saksi yang kami periksa, langsung ditindaklanjuti dan pada 8 Maret 2022 kami mendapat informasi bahwa orang yang mencurigakan tersebut berada di area persawahan Kecamatan Warureja".

"Kemudian kami langsung menuju lokasi dan melakukan penangkapan".

"Dalam tas ransel yang dibawa terdapat pisau cutter dan pakaian".

"Lalu dilakukan pemeriksaan lebih intensif lagi di cutter ternyata masih terdapat sisa bercak darah, termasuk di kuku pelaku ini masih ditemukan adanya bercak darah," kata AKBP Arie, pers rilis pengungkapan kasus di halaman Mapolres Tegal, Selasa (22/3/2022).

Dikatakannya, setelah mendapat barang bukti pisau cutter yang masih ada bercak darah dan juga di kuku pelaku ini, Polres Tegal melanjutkan dengan uji forensik di Polda Jateng.

Hasilnya, dikatakan oleh Kapolres terdapat kecocokan golongan darah antara korban dengan yang ada di cutter dan kuku pelaku.

Adapun golongan darah yang teridentifikasi adalah O.

Namun Polres Tegal tidak sampai disitu, melainkan terus mendalami apakah betul Akhadirun adalah pelaku sesungguhnya.

"Kami melanjutkan dengan melakukan uji tes DNA, yaitu dengan menurunkan sampel darah ke Jakarta sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama".

Halaman
123
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved