Berita Batang

Kerjasama Perluasan Area di Batang, PTPN IX Lakukan Penanaman Tebu Perdana

Kegiatan itu juga sebagai wujud mendukung program Pemerintah yaitu Swasembada Gula konsumsi tahun 2023.

Penulis: dina indriani | Editor: m zaenal arifin
TribunPantura.com/Dina Indriani
Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Holding Perkebunan M. Abdul Ghani, Bupati Batang Wihaji bersama jajaran Direksi Holding Perkebunan melakukan penanaman tebu perdana di Desa Kuripan, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jumat (1/4/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Dalam rangka sinergi kerjasama perluasan area tebu di Kabupaten Batang, PT Perkebunan Nusantara IX (PTPN IX) sebagai anak perusahaan PTPN III Holding Perkebunan dengan Pemerintah Kabupaten Batang melakukan penanaman tebu perdana di Desa Kuripan, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jumat (1/4/2022).

Kegiatan itu juga sebagai wujud mendukung program Pemerintah yaitu Swasembada Gula konsumsi tahun 2023.

Penanaman tebu perdana dilaksanakan di area seluas 22,6 Hektar. 

Direktur Utama PTPN III, M. Abdul Ghani mengatakan PTPN sebagai perpanjangan tangan pemerintah berusaha untuk mewujudkan swasembada gula konsumsi.

“Untuk itu program transformasi gula diwujudkan sebagai langkah strategis PTPN dalam mencapai target tersebut," ujarnya.

Lebih lanjut, dikatakannya pada tahun 2022 holding perkebunan menargetkan produksi gula konsumsi sejumlah 1,1 Juta ton dan pada tahun 2023 sejumlah 1,3 Juta ton.

Sebagai salah satu upaya penguatan industri gula adalah bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan masyarakat untuk perluasan areal tebu demi swasembada gula konsumsi nasional.

Selain itu perbaikan di sisi on farm dan off farm, kelancaran kredit perbankan hingga transparansi dan komunikasi yang baik kepada petani tebu.

“Saya berharap produktifitas gula kristal mencapai 7,5-8 ton per Hektar dari rata rata saat ini sebesar 5 ton per hektar, sehingga petani merasakan manfaat dan kesejahteraan,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Batang Wihaji menyambut baik program kerjasama perluasan lahan tebu bisa memberikan manfaat dan kesejahteraan para bagi petani tebu khususnya di wilayah Kabupaten Batang.

“Kabupaten Batang dengan segala potensinya dipersiapkan sebagai pilot project pengembangan areal tebu".

"Data yang telah dihimpun menunjukkan potensi area lahan bengkok mencapai 2.362,686 hektare dan areal pertanian yang berupa sawah dan tegalan seluas 62.334 hektare," terangnya.

Menurutnya, petani akan ikut kalau hasilnya itu bagus sehingga tidak usah dipaksa mereka mau sendiri. 

Maka dari itu, ini akan membuktikan dengan penanaman tebu perdana.

“Peluang ini akan diawali dengan demplot terlebih dahulu yang akan kita koordinasikan lewat Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Batang".

"Rencana ada 5 kecamatan yang masing-masing 10 hektare ditanami tebu,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved