Berita Kecelakaan

Hendak Putar Balik, Mobil Pengangkut Telur di Pekalongan Ditabrak Truk Boks

Mobil Colt L300 bernomor polisi H-9064-WH yang sedang membawa telur malah ditabrak dari belakang truk boks bernomor polisi F-8674-GI.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: m zaenal arifin
Hendak Putar Balik, Mobil Pengangkut Telur di Pekalongan Ditabrak Truk Boks
Dokumentasi
Mobil yang membawa telur ditabrak di truk box, lokasi di Jalan Pantura Mayjend S. Parman, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah pada hari Minggu (3/4/2022) sekitar pukul 21.00 WIB.

TRIBUNPANTURA.COM, KAJEN - Maksud hati hendak berpindah jalur, mobil Colt L300 bernomor polisi H-9064-WH yang sedang membawa telur malah ditabrak dari belakang truk boks bernomor polisi F-8674-GI.

Kecelakaan ini terjadi di Jalan Pantura Mayjend S. Parman, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah pada hari Minggu (3/4/2022) sekitar pukul 21.00 WIB.

Akibatnya, kedua mobil mengalami kerusakan dan ratusan telur pecah serta berserakan di jalan raya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Pekalongan Ipda Maman saat dihubungi Tribunjateng.com membenarkan informasi kecelakaan tersebut.

"Betul mas, tadi malam ada kecelakaan di jalan Pantura Siwalan Pekalongan," kata Ipda Maman, Senin (4/4/2022).

Kronologi kecelakaan itu, berawal dari mobil yang mengangkut telur yang dikemudikan Nur Khasani (32) warga Bebel, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan melaju dari arah timur ke barat atau dari arah Semarang ke Jakarta.

Sesampainya di lokasi kejadian, mobil tersebut hendak putar balik. Kemudian, dari arah belakang melaju truk boks yang dikemudikan oleh Supratno (44) warga Plumbon Suruh, Kabupaten Semarang.

"Diduga pengemudi truk boks saat berkendara kurang konsentrasi, sehingga menabrak mobil pengangkut telur yang hendak putar balik dan menyebabkan kecelakaan lalu-lintas."

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Hanya kenek mobil yang membawa telur mengalami luka ringan," imbuhnya.

Pihaknya mengimbau kepada pengguna jalan untuk selalu berhati-hati ketika berkendara, jaga jarak aman dan mengemudi dengan penuh konsentrasi.

Sementara itu, Nur Khasani (32) supir mobil yang membawa telur menceritakan bahwa saat kejadian mobilnya sudah berada di tengah untuk mau berpindah jalur.

"Kondisi jalan saat itu dari arah Jakarta hendak ke Semarang lumayan padat. Jadi, saya agak lama menunggu ditengah itu hampir 5 menit. Mobil saya posisi sudah pas, lampu sen mau balik arah sudah nyala."

"Kendaraan dari belakang itu sudah banyak yang lihat, tapi tiba-tiba truk bok langsung menabrak dari belakang hingga semua telur pecah dan berserakan di jalan raya," katanya.

Sani mengatakan, saat itu ia membawa telur sebanyak 50 tong atau sekitar setengah ton.

Rencananya, telur mau distribusikan ke pembeli-pembeli yang ada di wilayah Siwalan dan Wiradesa.

"Telur yang dibawa itu pesenan semua dan kondisinya pecah setelah ditabrak truk. Kerugian semuanya sekitar Rp 25 juta," imbuhnya.

Ia juga bersyukur dalam kecelakaan tersebut tidak ada korban jiwa, hanya kenek supir mengalami luka ringan di pelipis matanya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved