Berita Slawi

Beri Bekal Calon Pensiunan, Pemkab Tegal Gelar Sosialisasi Wirausaha Pintar

Acara yang diselenggarakan bersama PT. Bank Mandiri Taspen itu dilaksanakan di Hotel Grand Dian Slawi, beberapa waktu lalu.

Humas Diskominfo Kabupaten Tegal
Kepala BKPSDM Kabupaten Tegal, Mujahidin (ujung kiri), berfoto dengan perwakilan pensiunan terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Mei 2022, di Hotel Grand Dian Slawi beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tegal menyelenggarakan acara sosialisasi program Taspen dan Pensiun, pelaksanaan enrollment, dan penyerahan SK pensiun terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Mei 2022 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal.

Acara yang diselenggarakan bersama PT. Bank Mandiri Taspen itu dilaksanakan di Hotel Grand Dian Slawi, beberapa waktu lalu. 

Dalam acara tersebut, diserahan SK pensiun kepada 238 orang pegawai di lingkungan Pemkab Tegal yang telah memasuki masa purna tugas. 

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi wirausaha pintar calon pensiunan. 

Kepala BKPSDM Kabupaten Tegal, Mujahidin, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal pada PNS Pemerintah Kabupaten Tegal dalam mempersiapkan dirinya sebelum memasuki masa pensiun. 

“Masa pensiun merupakan hal yang rawan, dimana terjadi titik balik yang signifikan dalam hidup seorang PNS."

"Oleh karena itu, dalam pembekalan ini peserta diberikan materi bagaimana memahami pilihan karir setelah menjalani masa pensiun, memahami cara berwirausaha, serta memahami proses dan administrasi pensiun,“ ungkap Mujahidin, dalam rilisnya, Rabu (6/4/2022). 

Mujahidin menambahkan, masa purna tugas akan dialami setiap PNS apapun jabatan dan kedudukannya. 

Oleh karena itu, masa purna tugas tidak perlu dijadikan hal yang mencemaskan, bahkan harus dijadikan kesempatan bagi semuanya untuk lebih leluasa dan bebas mengembangkan diri maupun berkarya. 

Bupati Tegal Umi Azizah, melalui Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Tegal, Fakihurrokhim, mengungkapkan di tengah-tengah masyarakat banyak PNS yang setelah memasuki pensiun ternyata dalam waktu yang tidak terlalu lama mengalami kemunduran fisik dan kesehatan yang cukup drastis. 

Hal ini biasanya disebabkan kurangnya aktivitas, kegiatan, kurang gerak, dan olahraga. 

Berkenaan dengan hal tersebut, Fakih berpesan semuanya harus mampu menciptakan ide-ide yang kreatif, inovatif, dan mengasah kemampuan. 

Sehingga jika tiba saatnya pensiun, tidak hanya berdiam diri atau bingung hendak melakukan apa, melainkan sudah mengetahui apa langkah selanjutnya untuk mengisi masa pensiun. 

“Dengan diadakannya acara ini, semoga dapat memberikan bekal kepada para PNS di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Tegal yang sudah mendekati masa purna tugas."

"Untuk dapat mengisi masa pensiun nanti agar tetap produktif dan masih memiliki semangat yang tinggi, serta para pensiunan dapat dilayani dengan baik,” jelas Fakih. 

Dalam kegiatan tersebut, juga diisi dengan sosialisai hak dan kewajiban calon pensiunan, pelaksanaan enrollment (perekaman data biometrik), simulasi otentifikasi digital oleh PT. Bank Mandiri Taspen, sosialisasi wirausaha pintar calon pensiunan, dan penyerahan program Taspen Group.

Kepala Cabang Pembantu PT. Bank Mandiri Taspen, Yaogoard Roy Christanto, menjelaskan sebagai anak perusahaan Taspen, PT. Bank Mandiri Taspen berkewajiban untuk memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah pensiun sesuai dengan standar dari PT. Taspen.

"Pada kesempatan ini, kami juga memberikan Layanan Klaim Otomatis (LKO), membantu memberikan informasi estimasi hak pensiun dan tunjangan hari tua, membantu proses otentikasi, memberikan pelayanan pembayaran manfaat pensiun ke alamat rumah ( jika pensiun dalam keadaan kurang sehat ), serta layanan mobil kas," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved