Berita Pekalongan

Ini Tips Tetap Bugar Saat Berpuasa Ala Kepala Dinkes Kota Pekalongan

Kurang asupan cairan saat berpuasa bisa berdampak pada kondisi tubuh, salah satunya memicu dehidrasi alias kekurangan cairan.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: m zaenal arifin
TribunPantura.com/Indra Dwi Purnomo
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto. 

TRIBUNPANTURA.COM, PEKALONGAN - Kurang asupan cairan saat berpuasa bisa berdampak pada kondisi tubuh, salah satunya memicu dehidrasi alias kekurangan cairan.

Seperti diketahui, berpuasa berarti tidak makan maupun minum selama lebih dari 12 jam.

Sementara, tubuh tetap beraktivitas dan membutuhkan asupan cairan.

Hal ini karena manusia membutuhkan asupan air setidaknya 2 liter sehari, atau setara dengan 8 gelas air putih.

Jika tidak terpenuhi, maka bisa berdampak pada kekurangan cairan tubuh yang ditandai dengan bibir dan kulit kering, pusing, lemas, sakit kepala, serta urine berwarna gelap.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto mengatakan, agar tetap sehat dan bugar saat menjalani ibadah dan aktivitas di bulan puasa, ada baiknya memperhatikan asupan makanan dan minuman saat sahur dan berbuka.

"Menjaga asupan yang masuk ke dalam tubuh selama berpuasa, merupakan suatu rutinitas penting yang harus diperhatikan," kata Slamet Budiyanto, Rabu (6/4/2022).

Disampaikan Budi, sapaannya, terkait daya tahan tubuh selama berpuasa memang harus benar-benar diperhatikan.

Sebab, tubuh tidak kemasukan asupan makanan dan minuman dari sahur hingga menjelang berbuka puasa.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap meningkatkan daya tahan tubuh, ketika saat sudah berbuka puasa sampai dengan sahur harus memperhatikan asupan gizi yang baik dan seimbang untuk memenuhi selama berpuasa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved