Berita Pekalongan

Menikmati Kopi Tahlil Khas Pekalongan, Rasa Kopi Bercampur Rempah-Rempah

Rasa kopi ini berbeda dengan kopi yang lainnya karena kopi ini lebih dominan dengan rempah-rempahnya.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: m zaenal arifin
TribunPantura.com/Indra Dwi Purnomo
Kopi tahlil khas Pekalongan. 

Eko mengatakan, sehari bisa menjual minuman ini 150 gelas.

Kemudian, untuk peminat kopi ini dari berbagai daerah baik dari Kota Pekalongan maupun luar kota

"Saya buka dari pukul 17.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB," katanya.

Ia menerangkan, biasanya kopi tahlil ini disajikan dengan ketan kelapa yang dilumuri gula merah atau kinco.

"Satu gelas kopi tahlil dijual dengan harga Rp 4 ribu, kalau ditambah creamer jadi Rp 5 ribu."

"Kalau kopi tahlil original dan ketan Rp 6 ribu, namun kalau ditambah creamer satu paket Rp 7 ribu," terangnya.

Eko menambahkan, saat bulan puasa seperti ini banyak pembeli yang datang ke sini dan ditambah sudah tidak ada PPKM.

"Rata-rata habis tarawih pembeli banyak yang berdatangan," tambahnya.

Sementara itu, pembeli dari Tegal Haryoko (40) mengatakan, bahwa ia baru pertama kali minum kopi tahlil ini.

"Saya baru pertama minum kopi tahlil ini dan ini diajak teman untuk mencoba kopi tahlil," katanya.

Kopi tahlil ini beda dengan kopi yang lainnya, karena kopinya itu banyak rempah-rempahnya.

"Rempah-rempahnya kayak jahe, kapulaga, dan serai kerasa sekali," ucapnya.

Kemudian, untuk harganya sendiri sangat murah sekali yaitu hanya Rp 5 ribu.

"Saya habis dua gelas minum kopi tahlil, dan langsung berkeringat minum kopi ini," imbuhnya.

Bagi anda yang penasaran, silahkan datang langsung ke kedai kopi tahlil yang berada di Jalan Agus Salim Kota Pekalongan. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved