Berita Jateng

Hendi Ajak Pemuda Katolik Jawa Tengah Bantu Penanganan Covid dan Vaksinasi

Dalam sambutannya, Hendi panggilan akrabnya, mengatakan edukasi kepada masyarakat sangat penting untuk memberikan pemahaman mengenai covid.

Penulis: faisal affan | Editor: m zaenal arifin
TribunPantura.com/Faisal M Affan
Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Jawa Tengah periode 2022 - 2025 yang dilantik mendapatkan pemberkatan dari Uskup Mgr. Christophorus Tri Harsono. 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Saat prosesi pelantikan pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Jawa Tengah di Hotel Noormans Semarang, Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, sempat mengajak seluruh peserta yang hadir untuk membantu menangani covid-19 dan percepatan vaksin.

Tak terkecuali pemulihan ekonomi pasca dua tahun masyarakat dibatasi aktivitasnya.

Dalam sambutannya, Hendi panggilan akrabnya, mengatakan edukasi kepada masyarakat sangat penting untuk memberikan pemahaman mengenai covid.

Sekaligus percepatan vaksin booster yang masih mencapai 40 persen.

"Masyarakat diminta vaksin booster alasannya ada saja."

"Karena covid-19 sudah tidak ada, karena nanti panas, yang tak kalah penting karena tidak ada BLT."

"Tapi ini jadi tugas kita bersama supaya tidak ada lagi masyarakat yang terjangkit virus," terangnya.

Pihaknya juga ingin Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Jawa Tengah, mampu memberikan kontribusi kepada negara.

Termasuk satu di antaranya menjaga keutuhan NKRI.

Di lain pihak, Ketua Pemuda Katolik Komda Jawa Tengah, Paramitha Hanna Ahayu Santosa, mengatakan kepada seluruh pengurus maupun kader organisasi supaya bisa melaksanakan program kerja yang nyata.

"Termasuk salah satunya penanganan covid-19 dan vaksinasi di Jawa Tengah."

"Pak Hendi, kalau Pemkot ada masalah dan butuh bantuan, kami siap," tegasnya.

Tak hanya itu saja, Paramitha ingin kader dan pengurus bisa menjadi agen toleransi di lingkungan masyarakat.

Khususnya di media sosial yang kerap kali terjadi orasi-orasi yang memecah belah umat beragama di Indonesia.

"Kami juga berpesan agar para kader tidak terprovokasi oleh kelompok atau pihak intoleran."

"Mari saling bekerja sama untuk menjaga Jawa Tengah tetap dalam kondisi aman dan tentram," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved