Bisnis dan Keuangan

Kerjasama Dengan Kemenag Kota Semarang, BPJAMSOSTEK Perluas Cakupan Kepesertaan di Gereja

Sosialisasi tersebut digelar di Gereja Jemaat Kristen Indonesia (JKI) Injil Kerajaan Satelit Manyaran, Senin (11/4/2022).

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: m zaenal arifin
Dokumentasi
BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Semarang Pemuda bersinergi dengan Kemenag Kota Semarang melakukan sosialisasi di Gereja Jemaat Kristen Indonesia (JKI) Injil Kerajaan Satelit Manyaran, Gunungpati, Senin (11/4/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Semarang Pemuda bersinergi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang melakukan sosialisasi manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja di lingkungan Gereja dan part timer gereja.

Sosialisasi tersebut digelar di Gereja Jemaat Kristen Indonesia (JKI) Injil Kerajaan Satelit Manyaran jalan Melati nomor 1-5 Smart House Perum Greendwood RT 001 RW 007 Gunungpati, Senin (11/4/2022).

Kegiatan sosialiasi diisi dengan pembinaan oleh Kepala Kemenag Kota Semarang, Mukhlis Abdillah dan paparan oleh Dandim 0733 Semarang disamping juga paparan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Multanti mengatakan, kegiatan yang merupakan kerja sama dengan Kemenag Kota Semarang ini sebagai upaya dalam memperluas cakupan kepesertaan BPJamsostek.

Di antaranya kali ini dilakukan di lingkungan pekerja keagamaan Kota Semarang termasuk di gereja-gereja.

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Pemuda dalam kesempatan itu melalukan sosialisasi terkait pentingnya perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja di Lingkungan Gereja dan Part timer.

"Sampai dengan saat ini jumlah Gereja yang sudah terdaftar sebanyak 72 Gereja, masih terdapat sekitar kurang lebih 228 Gereja di wilayah Kota Semarang yang masih belum terdaftar BPJS Ketenagakerjaan."

"Dengan sosialisasi ini diharapkan dapat mengajak rekan-rekan gereja lain yang ada di Kota Semarang untuk mendaftarkan pekerjanya di BPJS Ketenagakerjaan," kata Multanti.

Kasie Bimas Kristen Kemenag Kota Semarang, Ribkah Pandiangan pada kesempatan sama mengimbau gereja-gereja untuk mendaftarkan pekerja gerejanya.

Hal itu supaya pendeta, tenaga kantor gereja, koster, dan tenaga part timer bisa mendapatkan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

"Sebelumnya juga sudah pernah dilakukan penyerahan simbolis santunan kematian kepada pekerja di salah satu Gereja Kota Semarang di Kantor Kementerian Agama Kota Semarang."

"Ini sebagai bukti bahwa BPJS Ketenagakerjaan memang betul-betul memberikan perlindungan kepada pekerja yang ada di lingkungan Gereja," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved