Berita Slawi

Polsek Slawi Beri Bantuan Paket Sembako ke Keluarga Korban Meninggal Dunia Akibat Pengeroyokan

Sebagai tindak lanjut dan wujud rasa kepedulian, Polsek Slawi memberikan bantuan kepada orangtua korban meninggal dunia CS berupa paket sembako.

Dokumentasi
Bhabinkamtibmas Kelurahan Procot, didampingi Babinsa Procot dari Koramil 14/Slawi, saat memberikan bantuan kepada orangtua CS, korban meninggal dunia akibat pengeroyokan yang terjadi beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Peristiwa pengeroyokan yang menimpa CS (16) pada Minggu (10/4/2022) dini hari lalu dan menyebabkan meninggal dunia, tentu memberikan luka tersendiri terutama bagi kedua orangtua korban.

Remaja yang masih duduk di kelas 12 SMK ini, harus kehilangan nyawa setelah dikeroyok oleh dua orang pemuda karena pelaku merasa tidak terima melihat rekannya dipukul bagian kepala belakangnya oleh korban.

Alhasil, korban CS meninggal dunia bukan karena peristiwa perang sarung melainkan setelah perang tersebut usai.

Sebagai tindak lanjut dan wujud rasa kepedulian, Polsek Slawi memberikan bantuan kepada orangtua korban meninggal dunia CS berupa paket sembako.

Penyerahan bantuan, anggota langsung mendatangi rumah korban yang beralamat di Jalan Durian, Nomor 11, RT 001/RW 003, Kelurahan Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, pada Selasa (12/4/2022) malam kemarin.

"Ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap keluarga korban atas musibah yang menimpa."

"Meskipun tidak seberapa, tapi semoga bantuan dari kami ini bisa sedikit membantu, bermanfaat, dan meringankan beban keluarga," tutur Bhabinkamtibmas Polsek Slawi, Aiptu Dwi Budi, Rabu (13/4/2022).

Sementara itu, bantuan diserahkan Kapolsek Slawi melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Procot, didampingi Babinsa Procot dari Koramil 14/Slawi.

Sementara bantuan paket sembako ini, berisi bahan-bahan makanan seperti beras, mie instan, minyak goreng, gula pasir, teh, dan lain-lain.

Bantuan langsung diterima oleh pihak keluarga, tepatnya ayah korban bernama Sumedi.

"Harapan kami, tentu bantuan sembako ini bisa diterima dan semoga bermanfaat untuk keluarga yang ditinggalkan," ungkapnya.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Satreskrim Polres Tegal mengungkap kasus pengeroyokan yang terjadi setelah perang sarung antara dua kelompok remaja Kelurahan Procot dan Kagok yang berlangsung di depan SMPN 3 Slawi Kabupaten Tegal selesai. 

Adapun imbas dari pengeroyokan tersebut, satu korban berinisial CS (16), meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di ruang mawar RSUD dr Soeselo Slawi.

Dalam pers rilis yang berlangsung di halaman Polres Tegal pada Selasa (12/4/2022), Kapolres Tegal, AKBP Arie Prasetya Syafa'at, menjelaskan secara rinci mengenai kronologi pengeroyokan yang melibatkan dua orang pelaku.

Diketahui, kedua pelaku ini juga ikut berpartisipasi pada perang sarung masuk dalam kelompok Desa Kagok.

Adapun kedua pelaku bernama Muhammad Asik Amrullah (25), dan Billy Armanda Febrianto (20). (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved