Berita Jateng

Arus Mudik di Ruas Jalan Tol Batang-Semarang Mulai Ramai, Pengelola Tambah Gardu Tol

Arus mudik Lebaran di Jalan Tol Batang Semarang mulai ramai. Jumlah kendaraan yang melintas tol Kendal tembus 5.000 unit per hari.

Penulis: Saiful Masum | Editor: m zaenal arifin
TribunPantura.com/Rahdyan Trijoko Pamungkas
Kondisi arus lalu lintas di gerbang tol Kalikankung Semarang, Sabtu (23/4/2022). Banyak kendaraan dari luar Jateng telah memasuki gerbang tol Kalikangkung Semarang. 

TRIBUNPANTURA.COM, KENDAL - Arus lalu lintas mudik Lebaran di Jalan Tol Batang-Semarang mulai ramai.

Jumlah kendaraan yang melintas tol Kendal menuju Kota Semarang tembus 5.000 unit per hari.

Hal itu disampaikan Humas Tol Semarang-Batang, Andy, Minggu (24/4/2022).

Menurutnya, ada 4.061 kendaraan yang bergerak melewati jalan tol Kendal memasuki Gerbang Tol (GT) Kalikangkung pada 16 April lalu.

Jumlah ini meningkat menjadi 5.671 kendaraan pada 23 April.

Dia memprediksi, jumlah kendaraan akan bertambah hingga puncak mudik yang diprediksi terjadi pada 28-29 April mendatang. 

Sementara kendaraan yang keluar bertambah dari 4.460 unit pada 16 April, menjadi 9.069 unit pada 23 April kemarin. 

Dalam rangka menghadapi puncak arus Lebaran nanti, kata Andy, pihaknya menambah jumlah gardu tol dan jumlah toilet di rest area.

Gardu tol ditambah dari 7 unit menjadi 21 unit. 

Toilet di rest area ditambah 150 unit, baik tipe A dan tipe B.

"100 toilet tipe A, dan 50 toilet tipe B," terangnya.

Di rest area 391A ruas tol Batang-Semarang di Desa Rowobranten, Kecamatan Ringinarum, Kendal, dilakukan penambahan fasilitas umum berupa toilet dan pertashop.

Penambahan ini dilakukan atas arahan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), M Basuki Hadimuljono, khususnya pada momentum arus mudik Lebaran ini.

Kepala Rest Area 391A Pt Jasamarga Semarang-Batang, Abdul Muis mengatakan, penambahan toilet sebanyak 16 unit, dari sebelumnya 28 unit menjadi 44 unit.

Selain itu juga ada penambahan pertashop yang buka 24 jam untuk melayani pemudik agar tidak mengalami kekurangan BBM di jalan tol.

Di lain sisi, pihaknya juga akan melakukan sistem buka tutup rest area jika terjadi antrean panjang. 

"Di rest area juga sudah ada pos pemantauan yang didirikan jajaran kepolisian."

"Selain mengamankan wilayah rest area, petugas akan membantu pihak Jasamarga jika nantinya sudah dilakukan sistem one way," terang dia. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved