Berita Kajen

Video Wujud Syukur Hasil Bumi, Tradisi Syawal Gunungan Megono Dinantikan Warga

Gunungan dari berbagai hasil bumi yang disusun menyerupai sebuah gunung berjejer rapi dan bersiap untuk dikirab.

Penulis: dina indriani | Editor: restu dwi r

TRIBUN-PANTURA.COM,BATANG - Berikut video Wujud Syukur Hasil Bumi, Tradisi Syawal Gunungan Megono Dinantikan Warga

Gunungan dari berbagai hasil bumi yang disusun menyerupai sebuah gunung berjejer rapi dan bersiap untuk dikirab.

Setelah pembacaan doa, Wakil Bupati Pekalongan, Riswadi mengangkat bendera sebagai simbol diberangkatkannya kirab gunungan dari lapangan hingga ke obyek wisata Linggoasri, Kabupaten Pekalongan.

Ribuan warga terlihat antusias me gunungan, sambil mengangkat gawai mereka untuk mengabadikan momen tradisi arak-arakan gunungan.

Tidak hanya gunungan, suasana pun semakin meriah dengan berbagai kesenian lokal yang mengiringi kirab tersebut.

Bupati Pekalongan, Fadia A Rafiq menyambut suguhan kirab gunungan di obyek wisata Linggoasri sebagai tempat akhir kirab.

"Alhamdulillah tahun ini akhirnya kita bisa kembali mengadakan tradisi syawal Gunungan Megono setelah dua tahun ditiadakan karena pandemi Covid-19, melihat situasi sudah kondusif dan presiden pun sudah memperbolehkan untuk mudik, yang terpenting masyarakat Kabupaten Pekalongan sudah divaksin," tutur Bupati Pekalongan Fadia A Rafiq.

Lebih lanjut, tradisi ini menjadi wujud syukur kita atas hasil bumi yang ada dan juga pandemi Covid-19 yang sudah melandai.

"Kegiatan ini dipersiapkan hanya dalam dua hari, saya bersyukur semua berjalan dengan baik dan masyarakat juga antusiasnya tinggi, ke depan yang pasti akan lebih baik lagi," tuturnya.

Terdapat 19 gunungan hasil bumi dari 19 kecamatan di Kabupaten Pekalongan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved