Berita Pati

Usai Ditinggal PSG Pati, Saiful Arifin Akuisisi Klub Liga 3 Asal Jawa Timur

Mantan Presiden Klub PSG Pati, Saiful Arifin, kini kembali mengakuisisi sebuah klub sepakbola dan membawanya ke kampung halaman.

TribunPantura.com/Mazka Hauzan Naufal
Saiful Arifin di Gelora Soekarno Mojoagung yang merupakan training ground Safin Pati Sports School, Kamis (2/6/2022) petang. 

TRIBUNPANTURA.COM, PATI - Setelah PSG Pati (AHHA PS Pati) diboyong Atta Halilintar ke Bekasi dan berganti nama menjadi FC Bekasi City, mantan Presiden Klub PSG Pati, Saiful Arifin, kini kembali mengakuisisi sebuah klub sepakbola dan membawanya ke kampung halaman.

Kali ini, pria yang akrab disapa Safin ini memboyong klub asal Jawa Timur, Putra Surya Magetan Connection dan mengganti namanya menjadi Safin Pati FC.

Klub ini nantinya akan bermain di Liga 3 Jawa Tengah.

Lantas, apa alasan pria yang masih menjabat sebagai Wakil Bupati Pati ini melakukannya?

“Di Pati, Persipa alhamdulillah sudah masuk (promosi) ke Liga 2. Artinya sekarang Pati tidak punya perwakilan di Liga 3."

"Sayang kalau kita (Kabupaten Pati) tidak punya perwakilan yang mengisi di Liga 3,” kata dia ketika diwawancarai di Gelora Soekarno Mojoagung, Kecamatan Trangkil, Kamis (2/6/2022).

Safin menambahkan, dirinya justru berharap di Liga 3 ada lebih dari satu klub perwakilan dari Kabupaten Pati.

“Saya justru berharap bukan hanya satu klub, melainkan tiga-empat klub asal Pati di Liga 3. Bisa juga membuat klub baru."

"Karena Liga 3 ini kan liga amatir yang jadi wadah pembinaan buat anak-anak muda. Artinya tidak mesti menang terus."

"Memberi jenjang pembinaan untuk usia muda, itu yang utama,” jelas pria yang juga mendirikan akademi Safin Pati Sports School (SPSS) ini.

Ketika ditanya alasan kenapa yang diboyong klub asal Magetan, Safin mengatakan bahwa kebetulan ada kawannya dari Magetan yang menawarkan.

“Kalau di sana tidak dimaksimalkan, kenapa tidak kita maksimalkan di sini? Toh ini aturan mainnya jelas, ada, dan diperbolehkan."

"Tidak melanggar statuta, tidak melanggar apapun. Toh itu bisa membranding Pati juga,” ucap dia.

Saat ini, pihaknya sedang menyiapkan manajemen, pelatih, dan pemain yang akan mengisi tim Safin Pati FC di Liga 3 musim depan.

“Kalau pemain, anak-anak ini (siswa SPSS) kan bisa yang U-17, tinggal aturannya usia berapa yang boleh main, usia muda pasti kami masukkan,” tutur dia.

Ketika ditanya apakah Safin Pati FC akan bernasib sama seperti PSG Pati yang tidak bertahan lama menyandang status Pati, ia menampiknya.

“Kalau ini kami siapkan untuk selamanya, jangka panjang, sebagai wadah pembinaan,” tandas dia.

Untuk diketahui, di kepengurusan PSG Pati (AHHA PS Pati), Safin terkahir kali masih menjabat sebagai komisaris.

Saat ini, ia mengaku tengah dalam proses untuk melepas seluruhnya keterlibatannya di klub yang telah diakuisisi Atta Halilintar dan Putra Siregar itu. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved