Berita Slawi

Satresnarkoba Polres Tegal Berhasil Menangkap Tiga Pengedar Obat Terlarang, Beraksi Sudah Dua Tahun

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tegal berhasil menangkap tiga pengedar obat terlarang di wilayah Kecamatan Bumijawa.

TribunPantura.com/Desta Leila Kartika
Kasatresnarkoba Polres Tegal, AKP Triyatno, menunjukkan barang bukti yang berhasil diamankan saat menangkap tiga tersangka pengedar obat-obatan terlarang di wilayah Bumijawa di ruang kerjanya, Senin (6/6/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tegal berhasil menangkap tiga pengedar obat terlarang di wilayah Kecamatan Bumijawa.

Kasat Resnarkoba Polres Tegal, AKP Triyatno mengatakan, ketiga tersangka ini sudah melancarkan aksinya kurang lebih selama dua tahun.

Adapun ketiga tersangka yang semuanya berperan sebagai pengedar (bandar) masing-masing bernama Mohamad Tri Irpani alias Ipenk (19), Dharu Tri Prayogi alias Slamet (25), dan Sutrisno alias Ino (25).

Ketiganya merupakan warga Desa Bumijawa, Kabupaten Tegal.

AKP Triyatno menuturkan, penangkapan ketiga tersangka berawal saat tim Opsnal Satresnarkoba melaksanakan penyelidikan di wilayah Kecamatan Bumijawa, pada Minggu (22/5/2022) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kemudian tim mendapati orang yang mencurigakan dan diduga sedang membeli atau menggunakan obat-obatan terlarang jenis hexymer.

Setelahnya orang yang mencurigakan tersebut diperiksa, sampai akhirnya yang bersangkutan mengakui telah membeli obat jenis Hexymer dari tersangka Ipenk.

"Setelahnya kami langsung melakukan interogasi dan pengembangan, hingga akhirnya berhasil mengamankan tersangka Irpani alias Ipenk."

"Kami berhasil mengamankan barang bukti berupa 21 butir Tramadol HCI, 892 butir Hexymer, satu pack plastik klip untuk mengecer obat Hexymer, dan uang tunai sebesar Rp 355 ribu yang merupakan hasil penjualan obat-obatan," ungkap AKP Triyatno, Senin (6/6/2022).

Setelah berhasil menangkap tersangka pertama atau Irpani, lanjut Kasatresnarkoba, pihaknya kembali melakukan pengembangan kasus terutama dari mana obat-obatan tersebut didapat dan peredarannya, sampai muncul satu nama tersangka Dharu.

Dalam penangkapan yang berlangsung di hari yang sama yaitu Minggu (22/5/2022), tim Satresnarkoba mengamankan satu botol warna putih berisi tiga paket yang masing-masing berisi 20 butir sehingga total ada 60 butir Hexymer. 

Kemudian satu paket berisi 40 butir Hexymer, satu paket berisi 100 butir Hexymer, satu unit Handphone, dan uang tunai sebesar Rp 1.145.000 yang merupakan hasil penjualan obat-obatan.

Sedangkan barang bukti yang disita dari saksi yaitu satu butir obat Hexymer.

Sehingga total Hexymer yang diamankan dari tersangka Dharu sebanyak 201 butir.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved