Berita Slawi

Hasil Operasi Patuh Candi 2022, Tren Pelanggaran Lalulintas di Kabupaten Tegal Menurun

Operasi Patuh Candi 2022 yang berlansung serentak di seluruh Indonesia telah selesai diselenggarakan yaitu mulai tanggal 13-26 Juni 2022.

TribunPantura.com/Desta Laila Kartika
Anggota Satlantas Polres Tegal sedang memeriksa kelengkapan surat kendaraan salah satu pengendara sepeda motor yang kedapatan tidak memakai helm di dekat Pasar Trayeman Slawi, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Operasi Patuh Candi 2022 yang berlansung serentak di seluruh Indonesia telah selesai diselenggarakan yaitu mulai tanggal 13-26 Juni 2022 atau selama 14 hari.

Adapun selama operasi patuh candi berlangsung, menurut Kasatlantas Polres Tegal, AKP Erwin Chan Siregar, tren jumlah pelanggaran E-TLE atau tilang elektronik dan teguran mengalami penurunan jika dibandingkan semester dua tahun 2021 dan awal tahun 2022.

"Selama pelaksanaan operasi patuh candi 2022 di wilayah Kabupaten Tegal berjalan lancar, tanpa kendala berarti."

"Selain itu kami juga gencar melakukan kegiatan sosialisasi baik ke sekolah-sekolah, termasuk mengamankan bagi pengendara yang tidak memenuhi standar seperti knalpot brong, dan lain-lain," tutur AKP Erwin, Selasa (28/6/2022).

Baca juga: RSUD RA Kartini Jepara Bantah Ada Pelecehan Seksual, Ancam Perkarakan Pasien Jika Tak Minta Maaf

Dijelaskan, untuk jumlah E-TLE atau tilang elektronik selama operasi patuh candi 2022 berlangsung yang ditindak sebanyak 2.630 pengendara.

Jumlah tersebut tergolong mengalami penurunan atau lebih rendah jika dibandingkan semester dua tahun 2021 sebanyak 3.585 penindakan.

Sedangkan jumlah pada semester satu tahun 2022 sebanyak 4.394 penindakan, sehingga jumlah tilang elektronik kali ini mengalami penurunan.

Sementara untuk jumlah teguran selama operasi patuh candi 2022 sebanyak 2.040 teguran.

Baca juga: PLN UIP JBT Berikan Bantuan TJSL untuk Pengembangan Bank Sampah Taruna Karya Mekarsari

Jumlah tersebut juga mengalami penurunan atau lebih sedikit, jika dibandingkan jumlah teguran pada semester dua tahun 2021 sebanyak 2.415 teguran.

Sedangkan pada semester satu tahun 2022 sebanyak 5.720 teguran, sehingga jumlah teguran kali ini juga mengalami penurunan.

"Selama operasi patuh candi berlangsung, kami juga mencatat ada 11 kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Tegal."

"Terakhir peristiwa truk tronton yang menubruk dua rumah dan satu mobil di Margasari," jelasnya.

Baca juga: 1.000 Dosis Vaksin Tahap Pertama untuk Antisipasi PMK di Banyumas

Meskipun operasi patuh candi 2022 telah berakhir, Kasatlantas Polres Tegal, AKP Erwin, tetap mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, berhati-hati, dan memperhatikan kondisi kendaraan.

Hal tersebut, demi keselamatan dan kenyamanan bersama, tidak hanya untuk diri sendiri tapi juga pengguna jalan lainnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved