Berita Batang

Diduga Cyber Crime, 9 Nama Calon Peserta Didik Baru Mendadak Hilang Jelang Pengumuman PPDB

Sembilan nama siswa pendaftar di SMA Negeri 1 Batang jalur zonasi mendadak hilang dari jurnal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online.

Penulis: dina indriani | Editor: m zaenal arifin
TribunPantura.com/Dina Indriani
Calon Peserta Didik Baru di SMAN 1 Batang melakukan daftar ulang, Rabu (6/7/2022). 

Ia pun sempat membuat aduan ke Polres Batang.

"Namun, kita butuh gerak cepat, kami ke pengurusnya (Disdikbud Jateng) dulu, apakah bisa diselesaikan atau dirubah sistemnya (sehingga diterima kembali)," jelasnya.

Baca juga: Panpel Siapkan 18 Ribu Tiket Pada Leg Pertama Semifinal Antara PSIS Semarang Vs Arema Fc

Sementara itu, Waka Kesiswaan SMAN 1 Batang, Pralambang membenarkan menerima delapan aduan resmi dan satu belum mengadu.

"Iya memang kami menerima ada delapan aduan resmi dari orangtua, ini ada urutan 2 bisa terpental, padahal jarak rumahnya hanya 117 meter, dinding rumah bahkan berdempetan dengan sekolah," terangnya, saat ditemui.

Ia menjelaskan, hilangnya sembilan nama itu baru diketahui dari laporan para orangtua.

Pihak wali murid menelpon pihak sekolah pukul 16.00, beberapa saat penutupan PPDB Online, pada Jumat (1/7/2022).

Padahal jelang penutupan PPDB Online, ruangan pendaftaran tidak ada orang.

Baca juga: Basarnas Cilacap Berhasil Evakuasi 3 Korban Terjepit Dalam Kecelakaan Tunggal di Kebumen

Pihaknya langsung mengecek dan menemukan ada sembilan nama menghilang.

Pralambang menyebut posisi sembilan nama yang hilang itu sebelumnya dalam kategori aman.

Namanya masih ada hingga 15.55 atau lima menit sebelum penutupan.

"Nama-nama yang hilang, posisi dalam jurnal random atau acak, dan digantikan dengan pendaftar yang zonasinya lebih jauh lebih dari satu kilometer, bahkan dua kilometer," ujarnya.

Baca juga: Kemenparekraf Dukung Pengembangan Ekonomi Kreatif Kabupaten Tegal

Pihaknya langsung meneruskan laporan walimurid menjadi Berita Acara Aduan, hal itu sebagai dasar laporan langsung ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah.

Saat ini, pihaknya masih menyimpan berkas sembilan pendaftar yang hilang itu.

Dan masih menunggu keputusan dari Disdikbud Jateng terkait nasib sembilan calon siswa itu. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved