Berita Jateng

BMKG Prediksi Beberapa Wilayah di Jateng Akan Dilanda Cuaca Ekstrem Selama Tiga Hari

BMKG memperkirakan wilayah Jawa Tengah akan dilanda cuaca ekstrem selama tiga hari, yaitu sejak Kamis-Sabtu (14-16/7/2022).

TribunPantura.com/Pingky Setiyo Anggraeni
Ilustrasi - bencana banjir di wilayah Kabupaten Cilacap akibat cuaca ekstrem. 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan wilayah Jawa Tengah akan dilanda cuaca ekstrem selama tiga hari, yaitu sejak Kamis-Sabtu (14-16/7/2022).

Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Sutikno mengatakan bahwa berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer, anomali suhu muka laut di Samudera Hindia selatan Jawa dan Laut Jawa, serta aktifnya gelombang atomsfer tipe low dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah. 

"Kelembaban udara yang relatif cukup tinggi turut berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia," kata Sutikno dalam keterangannya, Jumat (15/7/2022).

Baca juga: Bentuk Empati, Bupati Kudus Serahkan Santunan Kematian Kepada 123 Ahli Waris

Berdasarkan kondisi tersebut, maka BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang untuk periode 14-16 Juli 2022.

Berikut ini wilayah Jawa Tengah yang diperkiraan dilanda cuaca ekstrem:

Kamis, 14 Juli 2022
Wilayah Banjarnegara, Banyumas, Cilacap, Karanganyar, Kebumen, Kab./Kota Magelang, Kab. Pekalongan, Purbalingga, Purworejo, Sragen, Temanggung, Wonosobo, dan sekitarnya.

Baca juga: Pemkab Tegal Targetkan 93.848 Anak Dapat Suntik Vaksin Campak Rubella

Jumat, 15 Juli 2022
Wilayah Banjarnegara, Banyumas, Batang, Boyolali, Kab./Kota Brebes, Cilacap, Karanganyar, Kebumen, Kab./Kota Magelang, Pemalang, Purbalingga, Purworejo, Kab./Kota Tegal, Temanggung, Wonosobo, dan sekitarnya.

Sabtu, 16 Juli 2022
Banjarnegara, Banyumas, Batang, Kab./Kota Magelang, Kab. Pekalongan, Purbalingga, Temanggung, Wonogiri, dan sekitarnya.

Baca juga: Wabup Ardie Targetkan Angka Stunting di Kabupaten Tegal Turun Jadi 24,5 Persen di Tahun 2024

"Dengan adanya prakiraan cuaca tersebut, maka BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada periode tiga hari tersebut," kata Sutikno.

Cuaca ekstrem tersebut diperkirakan berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung.

Hal tersebut terutama ditunjukkan bagi masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved