Berita Slawi

Dewi Aryani Prihatin Angka Stunting di Kabupaten Tegal Tertinggi Kedua di Jateng

BKKBN pusat menyelenggarakan sosialisasi serta komunikasi informasi dan edukasi (KIE) program bangga kencana bersama mitra kerja.

TribunPantura.com/Desta Leila Kartika
Anggota Komisi lX DPR RI, Dewi Aryani sedang memberikan sambutan sekaligus arahan kepada warga yang mengikuti sosialisasi serta komunikasi informasi dan edukasi (KIE) program bangga kencana bersama mitra kerja di Balai Desa Kabunan, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, Rabu (20/7/2022). 

Hal tersebut, dikatakannya, menjadi tantangan tersendiri khususnya bagi kepala daerah mulai Bupati, wakil bupati, dinas terkait, kepala desa, termasuk masyarakat.

Sehingga disini, ia menyarankan agar kepala desa membuat program revolusioner atau terobosan baru yang nantinya bisa membantu menurunkan angka stunting.

"Salah satu yang sudah saya sampaikan tadi yaitu seluruh desa diharapkan menanam buah-buahan di wilayah masing-masing memanfaatkan pekarangan yang tidak produktif."

"Nantinya kawasan buah desa ini, kami minta dilengkapi kolam ikan nila yang banyak gizi, pemeliharaan mudah, dan produktif."

"Harapannya setelah panen, bisa diberikan kepada warga tidak mampu baik ibu hamil, balita stunting, manula, dan lain-lain. Sehingga gizi bisa tercukupi dengan cara gotong royong," paparnya.

Ia menegaskan bahwa presiden sudah menyuarakan tahun 2022 ini digunakan untuk percepatan penanganan stunting.

Sehingga program menanam buah dan membuat kolam ikan nila ini, bisa menjadi program unggulan masing-masing desa.

Mengingat ikan dan buah-buahan akan terus panen, sehingga bisa dimanfaatkan juga oleh warga. Tinggal bagaimana perawatan, pemeliharaannya bersama dengan perangkat desa.

"Ide tersebut sebetulnya mudah, murah, dan bisa dilakukan dengan cara gotong royong. Tinggal satu pertanyaan saja, niat atau tidak."

"Karena jika ada niatan penanggulangan stunting semestinya program tersebut bisa dilakukan bersama," tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Bidang Adpin BKKBN Provinsi Jateng, Harlin Is Ambarwati, menuturkan bahwa kegiatan sosialisasi bangga kencana adalah pembangunan keluarga kependudukan dan keluarga berencana.

Sehingga disini, Harlin memberitahu tiga hal yang wajib orangtua ketahui untuk menjaga masa depan anak. 

Pertama, diharapkan putra-putri atau anak-anak terhindar dari pernikahan usia dini. 

Kedua, tidak melakukan atau terhindar dari seks bebas atau hamil diluar nikah. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved