Berita Cilacap

Innalillahi, Satu Orang Jemaah Haji Asal Cilacap Meninggal Dunia di Mekah

Seorang jemaah haji asal Kabupaten Cilacap dikabarkan meninggal dunia di tanah suci Mekah.

Dokumentasi
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melepas keberangkatan kloter pertama calon jamaah haji asal Jawa Tengah, Jumat (3/6/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, CILACAP - Seorang jemaah haji asal Kabupaten Cilacap dikabarkan meninggal dunia di tanah suci Mekah.

Jemaah haji tersebut diketahui berangkat menunaikan ibadah haji bersama sang istri.

Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Cilacap, Imam Tobroni saat dikonfirmasi, membenarkan hal tersebut.

Adapun jemaah haji yang meninggal dunia atas nama Maryono bin Daman Karso Suwito.

Maryono merupakan warga Kelurahan Sidanegara, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap.

Maryono diketahui meninggal dunia pada pekan lalu, Rabu (13/7/2022) waktu setempat.

"Benar bahwa ada salah satu jemaah haji asal Kabupaten Cilacap yang meninggal dunia di tanah suci pada tanggal 13 Juli 2022 waktu setempat. Beliau adalah bapak Maryono yang merupakan warga Kelurahan Sidanegara, Cilacap Tengah," kata Imam Tobroni, Rabu (20/7/2022).

Sementara itu, pihak Kemenag Cilacap sampai saat ini belum mengetahui penyebab pasti meninggalnya jemaah tersebut.

Hanya saja ahli waris saat ditemui Kepala Kemenag Cilacap di rumah duka mengatakan bahwa sebelumnya Maryono memiliki riwayat penyakit.

"Penyebab pastinya belum tahu, hanya saja beliau memiliki riwayat penyakit. Namun ahli waris mengatakan bahwa penyakit Bapak Maryono sebelumnya juga sudah sempat sembuh hingga akhirnya bisa diberangkatkan haji," jelas Imam.

Ketika meninggal dunia, saat itu Maryono sudah selesai mengikuti seluruh proses rangkaian ibadah haji.

Imam mengungkapkan bahwa setelah selesai menunaikan tawaf ifadhah yang merupakan rukun haji, Maryono kemudian kembali ke hotel tempat ia menginap.

Sesampainya di hotel ternyata Maryono mengalami sakit dan sempat dikeroki oleh istrinya.

Karena tidak kunjung sembuh, kemudian dibawa ke salah satu Rumah Sakit di Mekah.

"Jadi meninggalnya juga di rumah sakit, dan untuk pemakaman memang secara SOP harus dimakamkan disana dan jenazah tidak bisa dibawa pulang," kata Imam.

Imam menambahkan bahwa sebelum berangkat ke tanah suci, Maryono tentunya sudah melakukan rangakain pemeriksaan kesehatan.

Kondisi kesehatan Maryono dinyatakan baik dan layak melaksanakan ibadah haji dari segi kesehatan.

"Ketika dilakukan pemeriksaan sebelum berangkat ke tanah suci, kondisinya sehat dan mampu melaksankan ibadah haji dari segi kesehatan," imbuh Imam.

Sementara itu, Imam juga membeberkan bahwa kasus jemaah haji asal Cilacap yang meninggal di tanah suci ketika sedang menunaikan ibadah haji sudah ada di tahun-tahun sebelumnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved