Bisnis dan Keuangan

Pandemi Covid-19 Mereda, Pelaku Bisnis Perhotelan Optimis Pulih Paling Cepat

Kondisi industri perhotelan semakin membaik seiring dengan pelonggaran aktivitas masyarakat usai pandemi Covid-19 mereda.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: m zaenal arifin
TribunPantura.com/Idayatul Rohmah
Kegiatan funbike dan cooking competition PHRI Vaganza di halaman Gedung Kodim 0733 BS/Semarang, Sabtu (23/7/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Kondisi industri perhotelan semakin membaik seiring dengan pelonggaran aktivitas masyarakat usai pandemi Covid-19 mereda.

Pelaku perhotelan mengamini bisnis perhotelan saat ini bahkan menunjukkan pemulihan paling cepat dibandingkan dengan beberapa sektor lain.

"Hotel dan restoran kami yakini sudah memasuki recovery yang cepat."

"Mas Menteri (Menparekraf Sandiaga Uno) yang bilang dari awal bahwa pandemi akan berefek lebih fatal ke kami, pariwisata dan perhotelan."

"Namun Mas Menteri juga bilang industri pariwisata juga akan recovery paling cepat."

"Terbukti teman-teman (perhotelan) sejak lebaran kemarin itu sudah bagus, kegiatan banyak dan itu sangat berefek kepada kami di perhotelan dan pariwisata," terang Ketua Panitia acara Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Vaganza, Muhammad Adi Noor Cholis, Sabtu (23/7/2022).

PHRI Vaganza merupakan kegiatan yang digelar PHRI untuk mempertemukan para anggota di seluruh Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut digelar 22-23 Juli 2022 sebagai sub kegiatan dari Semarang Great Sale (Semargress) 2022.

Adapun kegiatan tersebut menghadirkan rangkaian acara mulai dari Vaganza Night pada Jumat malam berupa ramah-tamah dengan para anggota di Grand Candi Hotel, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan funbike atau gowes bersama sekitar 300 peserta baik dari anggota PHRI maupun umum, dan cooking competition oleh internal PHRI.

Menurut Noor Cholis, selain mempertemukan para anggota kegiatan ini juga bertujuan untuk menarik para wisatawan masuk ke Kota Semarang.

"Kegiatan ini adalah satu upaya kami untuk mengawal recovery ini supaya kota cepet ramai, cepat bagus."

"Semargress akan mengundang banyak pendatang ke Semarang dan itu adalah salah satu usaha di mana ada pergerakan, hotel pasti bakal menikmati," tegas Noor Cholis.

Di sisi itu, Noor Cholis yang juga merupakan General Manager Noormans Hotel Semarang menyebutkan, okupansi hotel di Jawa Tengah saat ini mencapai kisaran 60-70 persen.

Dia optimistis, dengan berbagai event yang digelar saat ini dan ke depannya dapat semakin meningkatkan okupansi hotel di Jawa Tengah.

"Percepatan ini adalah suatu keniscayaan," tukasnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved