Berita Slawi

DTW Guci Tegal Tetap Buka saat Ruwat Bumi pada 1 dan 2 Agustus 2022 Mendatang

Kegiatan seni budaya Ruwat Bumi Guci rencananya akan berlangsung pada 1-2 Agustus 2022 mendatang, di area Daya Tarik Wisata (DTW)

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muh radlis
TRIBUN PANTURA/Desta Leila Kartika
Suasana di area pemandian air panas Pancuran 13 DTW Guci Kabupaten Tegal beberapa waktu lalu. Terlihat pengunjung sedang asik mandi di kolam air panas. 


Tepatnya saat awal-awal pandemi Covid-19 melanda wilayah Kabupaten Tegal. Sehingga dua tahun sebelumnya acara terselenggara secara sederhana dan hanya inti Ruwat Bumi saja. 


"Kegiatan Ruwat Bumi Guci tahun ini berlangsung selama dua hari tanggal 1-2 Agustus. Terkait persiapan sudah kami lakukan, seperti koordinasi dengan warga Desa Rembul Dukuh Pekandangan dan Desa Guci termasuk lintas sektoral. Sarana prasana juga sudah mulai kami persiapkan, mencari wedus kendit, pengisi hiburan dan lain-lain sudah kami hubungi juga, ya persiapan sudah 40 persen," jelasnya. 


Meskipun acara dilaksanakan jauh lebih meriah dibandingkan dua tahun sebelumnya, Hasib menegaskan pihaknya tetap menjaga dan  menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat.


Hal ini, mengingat pandemi Covid-19 belum sepenuhnya hilang, sehingga meskipun berlangsung meriah tapi tetap ada pembatasan khusus.


Adapun pembatasan khusus yang dimaksud, seperti peserta Ruwat Bumi terbatas dari Desa Guci dan Desa Rembul (Dukuh Pekandangan). 


Selain itu, peserta juga tetap diimbau untuk mengenakan masker dan memperhatikan jarak satu sama lain.


Nantinya dari panitia penyelenggara juga menyediakan masker gratis untuk peserta ataupun pengunjung yang menyaksikan acara Ruwat Bumi ini.


"Tujuan utama dari Ruwat Bumi yang terselenggara rutin setiap tahun yaitu untuk melestarikan budaya yang diwariskan nenek moyang kita. Selain itu, melalui kegiatan ini juga sebagai wujud rasa syukur atas melimpahnya air panas, kenyamanan, kesejahteraan, dan sedekah bumi lewat doa bersama juga," ujarnya.


Tujuan lainnya, lanjut Hasib, melalui momen Ruwat Bumi juga bisa digunakan sebagai ajang doa keselamatan. 


Mengingat letak Guci ada di lereng Gunung Slamet yang sangat berpotensi terjadi musibah bencana alam atau lainnya.


Meskipun tidak diharapkan terjadi bencana, tetapi dengan adanya Ruwat Bumi ini sebagai momentum memanjatkan doa, harapan, kepada Allah Swt agar diberi keselamatan, keberkahan, lahir dan batin.


Tujuan yang tidak kalah penting, yaitu ajang untuk komunikasi, silaturahmi antar pemerintah daerah, kecamatan, desa, tokoh masyarakat, agama, termasuk masyarakat yang ada di kawasan wisata Guci.


"Intinya melalui kegiatan ini, kami ingin menjaga nilai-nilai budaya lokal masyarakat Desa Rembul, Desa Guci dengan keterpaduan ritual keagamaan. Selain itu, juga bisa untuk sarana promosi wisata alam Guci di kancah regional dan nasional. Ya semoga lancar, tidak ada kendala yang bearti," kata Hasib.


Berikut jadwal rangkaian kegiatan Ruwat Bumi Guci Kabupaten Tegal yang berlangsung pada tanggal 1-2 Agustus 2022 mendatang:

Halaman
123
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved