Berita Pekalongan

Pemkot Pekalongan Targetkan Semua PAUD Tahun Ini Terapkan Kurikulum Merdeka

Dinas Pendidikan Kota Pekalongan menargetkan sebanyak 165 lembaga PAUD formal dan non formal dapat menerapkan kurikulum merdeka pada 2022.

Dokumentasi
Suasana kegiatan workshop 'Implementasi Kurikulum Merdeka bagi Pendidik PAUD' yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan di Ruang Amarta Kantor Sekretariat Daerah, Sabtu (23/7/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, PEKALONGAN - Dinas Pendidikan Kota Pekalongan menargetkan sebanyak 165 lembaga PAUD formal dan non formal dapat menerapkan kurikulum merdeka pada 2022.

Hal itu terungkap dalam workshop 'Implementasi Kurikulum Merdeka bagi Pendidik PAUD' yang diselenggarakan di Ruang Amarta Kantor Sekretariat Daerah, Sabtu (23/7/2022).

Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Sherly Imanda Hidayah mengatakan, implementasi kurikulum merdeka di Kota Pekalongan targetnya dilaksanakan serentak tahun ini.

Dalam workshop, pendidik yang hadir diberikan materi pengenalan perubahan kurikulum 2013 menuju kurikulum merdeka.

"Kegiatan diadakan selama dua hari."

"Mereka kami berikan pemahaman mengenai kurikulum merdeka."

"Hari pertama diawali dengan memberikan materi perubahan kurikulum 2013 ke kurikulum merdeka belajar dan dilanjutkan bagaimana penyusunan kurikulumnya," kata Sherly, dalam rilis, Senin (25/7/2022). 

Sherly berharap, seusai workshop, pendidik PAUD bisa menerapkan ilmu yang sudah diperoleh.

Peserta nantinya mampu memberikan stimulasi secara baik dan benar melalui pendekatan proyek.

"Sehingga hasil akhirnya akan terwujud anak-anak yang lebih kreatif dan kritis untuk menyelesaikan masalah," ujarnya. 

Bunda PAUD Kota Pekalongan, Inggit Soraya menjelaskan, dalam konsep kurikulum merdeka bukan berarti anak-anak tidak diberi aturan dalam proses belajar.

Namun anak diberikan kebebasan lebih untuk memilih bakat dan cara belajar mereka.
 
Terlebih kurikulum ini dianggap sangat sesuai diterapkan untuk jenjang PAUD, supaya mereka lebih nyaman bermain sambil belajar.

Inggit berharap, penerapan kurikulum merdeka pada PAUD bisa membuat anak-anak Kota Pekalongan menjadi generasi yang lebih inovatif dan kreatif.

"Mudah-mudahan anak-anak Pekalongan dengan adanya kurikulum baru, semakin bisa inovatif dan kreatif," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved