Berita Jateng

Kasus Mutilasi di Kabupaten Semarang, Pelaku Bungkus Potongan Tubuh Korban Dalam 7 Tas Plastik

Kasus pembunuhan dan mutilasi di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, terungkap.

TribunPantura.com/Reza Gustav Pradana
Pelaku mutilasi di Kabupaten Semarang ditangkap dan ditunjukkan di Mapolres Semarang, Selasa (26/7/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, UNGARAN - Kasus pembunuhan dan mutilasi di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, terungkap.

Pelaku bernama Imam Sobari (32), warga RT 2 Rw 2 Desa Cibunar, Balapulang, Kabupaten Tegal yang berdomisili di sebuah indekos di Bergas, Kabupaten Semarang.

Ia tega membunuh dan memutilasi pacarnya, Kholidatunni’mah, warga satu desa dengannya, karena sakit hati dianggap tak memiliki pekerjaan.

Imam membunuh korban dengan cara mencekik leher korban di indekos korban di Jalan Soekarno-Hatta KM 30, Bergas, pada Minggu (17/72022) dini hari.

Setelah itu, pelaku membawa jenazah korban ke kamar mandi di kamar kos itu untuk memotong lutut dan paha korban.

“Pemotongan pertama, pelaku memotong tiga bagian yaitu lutut dan pangkal paha."

"Kemudian dimasukkan ke dalam plastik dan dibuang di samping pabrik di Jalan Sekarno-Hatta,” kata Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi, saat ungkap kasus di Mapolres Semarang, Selasa (26/7/2022).

Pelaku melanjutkan aksi kejinya dengan memutilasi bagian tangan korban pada Senin (18/7/2022) hari selanjutnya.

Kejahatannya masih ia lakukan hingga Selasa (19/7/2022).

“Dipotong mulai tangan, sampai jeroan (organ dalam), usus dan sebagainya."

"Kemudian dipotong lagi bagian lainnya dan dibuang di daerah lain."

"Hari Selasa (19/7/2022), tersangka motong lagi, jadi empat kali pemotongan, jadi motong bagian kepala, dimasukkan ke plastik dan dibuang ke sebelah restoran Cimory On The Valley,” imbuh Kapolda.

Pelaku diketahui membungkus potongan tubuh korban ke dalam tujuh tas plastik.

Lokasi pembuangan potongan tubuh juga disebar ke sejumlah titik.

Dari informasi yang dihimpun, potongan kaki dibuang di lahan sebelah Pabrik PT Starwig Tegalpanas, potongan tangan di Sungai Kretek Kel Kalongan Kec Ungaran Timur, potongan dada dan perut dibuang di Sungai Wonoboyo, Bergas, potongan kepala dibuang di Sungai Samping Cimory, Bergas.

Sedangkan, pisau yang digunakan untuk memotong tubuh korban dibuang di

tempat sampah depan kamar kos korban. 

Imam ditangkap di dalam kereta saat berhenti di Stasiun Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Senin (25/7/2022) dini hari.

Imam diketahui akan melarikan diri dari Tegal, Jawa Tengah menuju Tulungagung, Jawa Timur menggunakan kereta api jurusan Jakarta-Tulungagung. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved