Bisnis dan Keuangan

Pengguna Gas Melon di Jateng Melonjak 10 Persen

Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah mencatat terjadi lonjakan pengguna LPG 3 kilogram atau gas melon.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: m zaenal arifin
Dokumentasi
Ilustrasi - Gas elpiji 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah mencatat terjadi lonjakan pengguna LPG 3 kilogram atau gas melon.

Hal itu menyusul kebijakan penyesuaian kenaikan harga LPG non subsidi 5,5 kilogram dan 12 kilogram.

"(Pengguna LPG subsidi) memang ada lonjakan di bulan April sampai sekarang," jelas Area Manager Communication, Relations, & CSR Jawa Bagian Tengah Pertamina Patra Niaga Brasto Galih Nugroho, Senin (25/7/2022).

Tercatat, lonjakan pengguna gas elpiji bersubsidi di Jateng ini terjadi pada periode April - Juli 2022.

Adapun lonjakan disebutkan mencapai 10 persen.

"Yang subsidi sampai dengan 10 persen kenaikan penggunanya, sampai sekarang," ucapnya.

Sementara itu, Brasto menjelaskan, sejak awal 2022 sampai dengan Juli ini, tercatat kuota LPG 3 kilogram yang diserap masyarakat Jateng telah lebih dari 50 persen.

"Saat ini sudah 55 persen kuota LPG 3 kilogram yang diserap oleh masyarakat Jateng," tukasnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved