Berita Jateng

Jadi Guru Dadakan, Ganjar Bikin Siswa SMPN 1 Kalimanah Heboh

Ratusan pelajar SMP Negeri 1 Kalimanah Kabupaten Purbalingga, dibuat heboh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mendadak mampir di sekolahnya.

Penulis: hermawan Endra | Editor: m zaenal arifin
Dokumentasi
Ratusan pelajar SMP Negeri 1 Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, dibuat heboh oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mendadak mampir di sekolahnya, Kamis (28/7/2022). 

Ganjar kemudian memberikan pesan kepada pelajar bahwa pandemi Covid-19 belum selesai sehingga disiplin protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan.

Selanjutnya Ganjar berpesan kepada guru agar pelajar diajarkan nilai-nilai kemanusiaan agar dapat saling menghormati sesama teman. Apa pun golongan, suku, dan agamanya.

"Saya titip kepada guru, ajarkan anak-anak nilai-nilai kemanusiaan. Agar kalau berteman dengan kawan-kawannya dari suku apa pun, golongan dan agama apa pun mereka bisa berteman dengan baik," kata Ganjar.

"Anak-anak berteman yang baik ya, kalau ada temannya sakit ya diantar ke UKS. Kalau ada yang kesusahan dibantu. Lalu kerja sama, belajar bersama," lanjut Ganjar.

Kebetulan di halaman sekolah tersebut sedang dipersiapkan untuk kegiatan Pramuka.

Ganjar yang menyadari hal itu kemudian melemparkan pertanyaan siapa Ketua Kwarda Jateng saat ini.

Ternyata tak banyak yang tahu siapa nama Ketua Kwarda Jateng sampai salah seorang pelajar bernama Eka Bayu Ramadani mengangkat tangan dan maju ke depan.

"Ketua Kwarda Jateng itu istri Pak Ganjar. Namanya Ibu Siti Atikoh," ujar Bayu yang disambut tepuk tangan dari Ganjar dan pelajar lainnya. Bayu kemudian diberikan hadiah sepeda oleh Ganjar Pranowo.

Setelah dari SMPN 1 Kalimanah, Ganjar lanjut berlari dan mampir di SMK YPT 2 Purbalingga dan SMKN 1 Purbalingga.

Di dua sekolah tersebut Ganjar sempat menyapa para pelajar yang sudah berada di dalam kelas.

Ganjar mengingatkan kepada setiap sekolah vokasi untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan untuk menyesuaikan materi pembelajaran.

"Tolong ya, karena ini kan sekolah vokasi, kalau bisa kerja sama dengan perusahaan. Buat teaching industry, materinya nanti disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan," pesan Ganjar kepada para guru. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved