Berita Slawi

Satresnarkoba Polres Tegal Ungkap Tiga Kasus Penyalahgunaan Narkotika, Total Barang Bukti 4,78 Gram

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tegal berhasil membekuk pengguna sekaligus pengedar narkotika jenis sabu.

TribunPantura.com/Desta Leila Kartika
Wakapolres Tegal, Kompol Didi Dewantoro (kiri), didampingi KBO Satresnarkoba Polres Tegal, Ipda Ahmad Jhoni (kanan), menunjukkan beberapa barang bukti yang berhasil diamankan dari keenam tersangka penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Berlokasi di depan gedung SSB Polres Tegal, Senin (8/8/2022). 

Dua tersangka diketahui bernama Fadhlur Rohman Fauzan dan Peter Feberiawan Setio. Keduanya merupakan warga Kabupaten Brebes.

Sama seperti dua kasus sebelumnya, dikatakan Wakapolres, penangkapan kedua pelaku ini saat anggota Satresnarkoba Polres Tegal melaksanan penyelidikan pengedaran gelap dan penyelahgunaan narkotika.

Saat dilakukan penggeledahan badan, didapati sabu seberat 0,56 gram yang dibungkus dalam plastik klip bening dan dibungkus lagi dengan wadah bekas jajan, kemudian dimasukkan dalam bungkus rokok.

"Dari total semua yang diamankan atau tiga kasus kejadian (enam tersangka), tim Satresnarkoba Polres Tegal berhasil mengamankan 4,78 gram narkotika jenis sabu," ungkap Wakapolres Tegal, Kompol Didi Dewantoro, di depan gedung SSB Polres Tegal, Senin (8/8/2022). 

Wakapolres Tegal menegaskan bahwa masing-masing pelaku tidak saling menengal. 

Dengan kata lain, tiga kasus pengedar dan penggunaan sabu ini berbeda satu sama lain tidak ada keterkaitan. 

Sementara itu, saat ditanya satu per satu apa pekerjaan asli para tersangka, masing-masing ada yang menjawab sebagai tukang parkir, buruh harian lepas, dan wiraswasta. 

Para tersangka ini juga mengaku, tidak hanya menjual atau mengedarkan saja, tapi juga sebagai pengguna atau pemakai sabu. 

Untuk harga jual sendiri, per gram sabu senilai Rp 1,5 juta. 

"Keenam tersangka ini, kami kenakan pasal 132 ayat 1 junto pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1 undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, paling lama ancaman hukuman 20 tahun penjara dan denda maksimal Rp 10 miliar," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved