Berita Cilacap

Tempat Penggilingan Padi di Cilacap Terbakar, Pemilik Sempat Dengar Percikan Api

Sebuah tempat penggilingan padi di Desa Kunci, Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, terbakar.

Dokumentasi
Kondisi penggilingan padi milik Masroh di Desa Kunci, Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap yang terbakar pada Senin (8/8/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, CILACAP - Sebuah tempat penggilingan padi di Desa Kunci, Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, terbakar.

Kebakaran yang terjadi pada Senin (8/8/2022) pagi sekira pukul 10.00 WIB itu disebabkan adanya korsleting pada mesin heler.

Kepala UPT Damkar Cilacap, Supriyadi mengatakan bahwa saat kebakaran terjadi, pemilik tempat penggilingan padi yaitu Masroh (65) sempat mendengar adanya percikan api.

Adapun suara percikan api bersumber dari ruang heler di tempat penggilingan padi.

"Mendengar ada percikan, Masroh yang saat itu sedang duduk di ruang tengah rumahnya kemudian bergegas menuju ke tempat penggilan padi," kata Supriyadi, Senin (8/8/2022).

Namun saat Masroh sampai di sumber suara, api ternyata sudah membesar.

Karena merasa panik, kemudian Masroh berteriak memanggil tetangganya untuk membantu memadamkan api.

Warga pun kemudian berdatangan dan membantu memadamkan api dengan alkon pemadam kebakaran.

"Awalnya dibantu satu orang tetangganya, kemudian warga lain juga berdatangan dan membantu proses pemadaman dengan alkon," kata Supriyadi.

Selain menggunakan alkon, sebagian warga ada pula yang memadamkan dengan air, karena memang lokasi tempat penggilingan padi berada di samping irigasi.

Awalnya, Pos Damkar Sidareja mendapat laporan adanya kebakaran dari salah satu perangkat Desa Kunci, Sidareja.

Mendapati laporan itu, petugas kemudian menuju ke lokasi.

Dan ketika personil Pos Damkar Sidareja tiba di lokasi, api sudah berhasil dipadamkan oleh warga.

"Karena api sudah padam kemudian personil Pos Damkar Sidareja melakukan pendataan dan juga sosialisasi aplikasi Satkartaru Siap kepada warga," kata Supriyadi.

Dalam kejadian ini sama sekali tidak ada korban jiwa.

Namun Masroh mengalami kerugian sebesar 20 juta rupiah karena rusaknya mesin heler tersebut. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved