Berita Batang

Datang ke Batang, Pemkab Brebes Ingin Adopsi Mal Pelayanan Publik

Pemerintah Kabupaten Brebes melakukan study banding di Kabupaten Batang, yakni ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Penulis: dina indriani | Editor: m zaenal arifin
TribunPantura.com/Dina Indriani
Penjabat (Pj) Sekda Batang, Ari Yudianto, menyampaikan sambutan kunjungan Pemkab Brebes di DPMPTSP Batang, Jumat (12/8/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten Brebes melakukan study banding di Kabupaten Batang, yakni ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Studi bunding itu dipimpin langsung oleh Asisten II Sekda Brebes, Tety Yuliana dan diterima langsung oleh Penjabat (Pj) Sekda Batang, Ari Yudianto, Jumat (12/10/2022).

Asisten II Sekda Brebes, Tety Yuliana mengatakan kedatangannya ke DPMPTSP ingin mengadopsi Mal Pelayanan Publik (MPP) yang ada di Kabupaten Batang.

"Pembangunan gedung MPP Brebes sudah selesai, oleh karena itu kami ingin belajar terkiat kesiapan launching, kerjasama dengan instansi vertikal untuk membuka pelayanan di MPP Brebes," tuturnya.

Pihaknya pun akan meniru MPP Kabupaten Batang dari mulai sistem kerja pelayanan perizinan yang memiliki 330 layanan dari 24 Instansi Kementerian/ Lembaga, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Batang. 

"Karena MPP Brebes harus sudah segera dilaunching, kita akan amati tiru gitu saja agar lebih mudah," ujarnya.

Lebih lanjut, untuk sementara MPP Brebes akan membuka 27 layanan perizinan, karena anggaran yang belum maksimal. 

"MPP Brebes sementara memprioritas untuk mempercepat layanan masyarakat, nanti juga ada layanan vaksinasi booster karena capaiannya masih rendah," imbuhnya. 

Sementara itu, Pj Sekda Batang Ari Yudianto mengatakan, MPP Kabupaten Batang ini sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Batang untuk mempercepat layanan masyarakat.

Baik dalam mengurus semua dokumen maupun investor untuk mengurus perizinan dalam berinvestasi di Kabupaten Batang.  

"Mulai dari dilaunching pada 2019, MPP Batang sekarang sudah mengintegrasikan 330 layanan dari 24 Instansi Kementerian/ Lembaga, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Jawa Tengah, BUMD dan BUMN dalam satu gedung di DPMPTSP," terangnya.

Ari Yudianto juga mengatakan MPP ini merupakan upaya pemerintah daerah guna meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis smart city. 

"MPP ini dapat memberikan kemudahan, kecepatan dan kenyamanan bagi seluruh masyarakat dan investor dalam mengurus berbagai perizinan di Kabupaten Batang," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved