Berita Kajen

Ziarah ke Makam Bupati Pendahulu, Ini Harapan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-400 Kabupaten Pekalongan, jajaran Pemkab Pekalongan melakukan ziarah ke makam para Bupati pendahulu.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: m zaenal arifin
Dokumentasi
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dan Wakil Bupati Pekalongan Riswadi saat ziarah ke makam Bupati pertama, yaitu Pangeran Mandurorejo di Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Selasa (23/8/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, KAJEN - Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-400 Kabupaten Pekalongan, jajaran Pemkab Pekalongan melakukan ziarah ke makam para Bupati pendahulu, Selasa (23/8/2022).

Salah satunya ke makam Bupati pertama, yaitu Pangeran Mandurorejo di Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Bupati tampak didampingi sang suami, Mochtarudin Ashraf Abu saat ziarah.

Bupati juga didanpingi Sekda, staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, para Kepala OPD dan Kepala Bagian Setda Kabupaten Pekalongan serta keluarga besar Pemkab Pekalongan.

Hadir pula perwakilan dari Polres Pekalongan, Kodim 0710 Pekalongan, Kejaksaan, Kepala Kemenag, Ketua MUI Kabupaten Pekalongan, dan para kiai.

Juga ahli waris serta keturunan Pangeran Mandurorejo.

Saat ziarah, bupati dan rombongan memanjatkan do’a dan melakukan tabur bunga di makam almarhum Adipati Mandurorejo.

Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq mengatakan, ziarah ini dilakukan secara rutin setiap tahun, sebagai rangkaian Hari Jadi Kabupaten Pekalongan, termasuk Hari Jadi ke-400 tahun ini.

"Tradisi ziarah ke makam Mandurorejo sudah menjadi kegiatan rutin, karena sudah dilakukan oleh Bupati terdahulu dan kebiasaan ini harus dipertahankan."

"Saat Hari Jadi Kabupaten Pekalongan, kami selalu hadir bersama-sama untuk ziarah ke makam pahlawan kita, pahlawan dari Kabupaten Pekalongan," kata Fadia Arafiq.

Pihaknya mengatakan, ziarah yang dilakukan sebagai wujud rasa hormat dan cinta kepada almarhum Pangeran Mandurorejo yang merupakan Bupati Pekalongan yang pertama.

"Ini sebagai wujud rasa hormat, cinta kami, rasa bangga kami terhadap bupati pertama di Kabupaten Pekalongan," ujarnya.

Kemudian, pihaknya berharap ziarah bisa terus dilakukan secara rutin dan mudah-mudahan ziarah ini bisa terus dilaksanakan setap tahunnya.

"Dan berharap, bupati pertama kita ini lebih diketahui oleh anak cucu kita. Khususnya, anak-anak Kabupaten Pekalongan agar tahu siapa bupati pertama kita," imbuhnya.

Selain itu, Fadia berharap bisa bersama-sama membangun Kabupaten Pekalongan.

"Mudah-mudahan kita yang masih hidup, pemimpin Kabupaten Pekalongan, bisa bersama-sama, guyub bareng, membangun Kabupaten Pekalongan menjadi lebih hebat, lebih baik, dan lebih luar biasa," ucapnya.

Pihaknya menambahkan, para pemimpin Kabupaten Pekalongan harus meneruskan cita-cita para pendahulu dan para bupati sebelumnya.

"Mudah-mudahan kita diberikan kemudahan untuk bisa membangun Kabupaten Pekalongan," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan tali asih dari Pemkab Pekalongan kepada ahli waris dan juru kunci makam Pangeran Mandurorejo. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved