Berita Batang

Ini Tanggapan Disperindag Batang dan Peternak Ayam Petelur Soal Harga yang Meroket

Harga telur akhir-akhir ini mengalami kenaikan yang cukup tajam. Di Kabupaten Batang, Jawa Tengah terpantau saat ini harga

Penulis: dina indriani | Editor: muh radlis
TribunPantura.com/Desta Leila Kartika
ILUSTRASI - Karyawan toko sembako sedang menimbang telur ayam ras di Pasar Trayeman Slawi, Kabupaten Tegal. 

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Harga telur akhir-akhir ini mengalami kenaikan yang cukup tajam.

Di Kabupaten Batang, Jawa Tengah terpantau saat ini harga telur mencapai Rp 31 Ribu hingga 32 Ribu perkilogramnya dari sebelumnya sekitar Rp 26 Ribu perkilogramnya.


Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Batang, Subiyanto mengatakan ada beberapa hal penyebab naiknya harga telur.


"Penyebabnya itu ada beberapa, diantaranya ada kenaikan biaya pakan ternak atau produksi, yang kedua adanya produksi yang menurun karena cuaca dingin, jika musim kemarau  kan justru kalau sore atau malam itu dingin, nah bisa menjadikan produksi telur ayam menurun," terangnya kepada Tribunjateng.com, Minggu (28/8/2022).


Lebih lanjut, selain itu dikatakannya penyebab lainnya adalah bantuan sosial yang digelontorkan daerah-daerah untuk masyarakat berupa bantuan sembako yang mana di dalamnya ada telur ayam.


"Ini belum cek secara langsung, tapi kabarnya seperti itu menjadi penyebab harga telur naik ada pembelian dari Dinsos terkait bantuan sosial berupa sembako," ujarnya.


Dalam upaya mengatasi permasalahan tersebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kelautan, Perikanan, dan Peternakan (Dislutkanak).


Ia pun memastikan stok telur ayam di Batang masih dalam kondisi aman cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.


"Upaya kami dalam hal ini, sudah berkoordinasi dengan Dislutkanak, dan dipastikan stok aman, permasalahan ini kan tidak hanya di Batang tetapi juga di daerah lainnya di seluruh Jateng, keadaannya hampir sama," ujarnya.


Menurutnya, kenaikan harga telur ayam tidak akan berlangsung lama dan akan segera menurun dalam beberapa waktu ke depan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved