Berita Batang

Ini Langkah yang Akan Dilakukan Disdikbud Batang Setelah Ada Oknum Guru Agama Lakukan Pencabulan

Menyikapi adanya peristiwa oknum guru agama berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang melakukan tindakan pencabulan

Penulis: dina indriani | Editor: muh radlis
TRIBUN PANTURA/Dina Indriani
Kepala Bidang Ketenagakerjaan Disdikbud Batang, M. Arif Rahman 

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Menyikapi adanya peristiwa oknum guru agama berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang melakukan tindakan pencabulan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang langsung bergerak cepat melakukan berbagai langkah.


Hal itu mengantisipasi adanya tindakan serupa di lingkungan sekolah serta melindungi anak untuk mendapatkan  pendidikan dengan nyaman di sekolah.


Kepala Disdikbud Batang, Achmad Taufiq melalui Kepala Bidang Ketenagakerjaan Disdikbud Batang, M Arif Rahman mengatakan dengan adanya peristiwa ini yang pertama pihaknya turut merasa prihatin.

 

"Dan kami langsung mengadakan langkah-langkah upaya dengan segera melakuka pembinaan secara masih kepada seluruh kepala sekolah yang ada di Kabupaten Batang mulai dari jenjang TK, SD, dan SMP," tuturnya kepada Tribunjateng.com, Selasa (30/8/2022).


Lebih lanjut, beberapa poin dalam langkah tersebut di antaranya kegiatan siswa yang harus dilaksanakan di luar jam dinas atau jam sekolah atau lebih dari pukul 14.00 WIB maka kepala sekolah harus mengawasi atau berada di sekolah selama kegiatan tersebut.


"Seandainya kegiatan itu tidak di sekolah maka harus membuat laporan proposal maupun surat pertanggungjawaban mutlak kepada Disdikbud agar kegiatan itu bisa dilaksanakan, sehingga ada yang bertanggungjawab," terangnya.

 

Kejadian ini diharapkan tidak terulang kembali, maka pihaknya akan perkuat pengawasan yang dilakukan kepala sekolah.


"Kami juga minta bantuan ke masyarakat untuk bersama mengawal pendidikan di Kabupaten Batang agar bisa berjalan dengan baik aman dan nyaman serta tidak terjadi peristiwa seperti itu lagi," ujarnya.


Terkait dengan sanksi kepada pelaku, pihaknya limpahkan sesuai dengan proses hukum yang ada.


"Untuk sanksi yang akan diberikan secara kepegawaian itu menjadi ranahnya Badan Kepagawaian Daerah,"pungkasnya.

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved