Berita Pekalongan

RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan Peduli Penderita Thalasemia

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kajen Kabupaten Pekalongan genap berusia ke-17 Tahun. Dalam ulang tahunya kali ini, RSUD Kajen

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muh radlis
TRIBUN PANTURA/Indra Dwi Purnomo
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kajen Kabupaten Pekalongan menggelar acara sarasehan dan berbagi kasih dengan anak-anak penderita thalasemia, di aula RSUD Kajen. 

TRIBUNPANTURA.COM, KAJEN - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kajen Kabupaten Pekalongan genap berusia ke-17 Tahun.

Dalam ulang tahunya kali ini, RSUD Kajen menggelar acara sarasehan dan berbagi kasih dengan anak-anak penderita thalasemia, di aula RSUD Kajen.


Kegiatan ini juga dalam rangka HUT RSUD Kajen ke-17, HUT Kemerdekaan RI ke-77, dan Hari Jadi ke-400 Kabupaten Pekalongan.


Direktur RSUD Kajen dr Imam Prasetyo, menjelaskan, kegiatan sarasehan thalasemia dan forum diskusi untuk mendapatkan masukan-masukan dari masyarakat terkait apa saja pelayanan yang dibutuhkan masyarakat.


"Kita berbagi kebahagiaan dan berbagi ilmu dengan dokter spesialis kami. Biar semuanya bisa tahu.

Thalasemia itu apa, langkah-langkah jika ditemukan thalasemia apa," kata Direktur RSUD Kajen dr Imam Prasetyo, Rabu (31/8/2022).


Menurutnya, penderita thalasemia tidak bisa sembuh. Oleh karena itu, diharapkan semuanya yang terlibat bisa saling menguatkan.


Selain itu, dalam kegiatan ini juga dibentuk komunitas agar saling mendukung dan bersinergi.


"Penyakit thalasemia adalah penyakit keturunan yang tidak bisa disembuhkan. Tiap bulan penderitanya harus rutin ditransfusi darah."


"Nanti jika ada penderita baru, ada komunitas ini.

Sehingga bisa saling mendukung dan bersinergi," ujarnya.


Dr Imam menjelaskan, penderita thalasemia di tempat RSUD Kajen ada 19 orang.


Lalu, tanda orang terkena thalasemia di antaranya kondisi HB menurun, wajah keliatan pucat, anak lemas, dan setiap bulan harus ditransfusi darah.


"Penyakit itu dari faktor keturunan. Untuk mencegahnya, sebelum pernikahan ada konsultasi pranikah dulu untuk cek DNA-nya," jelasnya.

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved